Suarakampus.com– Beberapa pedagang di pasar pagi, Lubuk Minturun, kota Padang, mengeluhkan harga ayam yang naik dan barang pokok semenjak hari terakhir, hal ini membuat masyarakat dan penjual kecewa dengan pemerintah saat ini. Tidak hanya itu kebersihan yang buruk juga menjadi hal yang memprihatinkan karena dapat menganggu kesehatan. Selasa (18/8).
Salah seorang pedagang, Rusdi mengungkapkan, kendala utama yang di hadapi pedagang saat berjualan yaitu pada segi harga barang sekarang yang tidak stabil, sehingga membuat konsumen dan pelanggan bingung dan komplen.
Rusdi menyebutkan, untuk yang bertanggung jawab bagian kebersihan dan keaman tidak ada. melainkan tanggu jawab masing masing pedagang. Kemudian untuk keamanan sampai saat ini tidak ada, karena belum adanya yang kehilangan barang ataupun terjadi hal buruk lainnya.
Ia juga menyatakan, untuk renofasi pasar belum ada dilakukan karna pasar ini bukan di kelolah oleh pemerintah. Katanya setelah di musyawarakan bersama, pasar di rencanakan akan pindah ke balai gadang, Padang.
“Alasan pasar di pindahkan adalah adanya beberapa kendala, salah satunya yaitu adanya luapan air parit yang besar yang menyebabkan kami para pedagang jadi kesusahan,” kata Rusdi.
Menurutnya, harga barang naik dikarnakan kondisi cuaca yang tidak menentu, ketika hujan turun maka orang susah mencari sayur sedang kan permintaan banyak, itulah penyebab harga naik. Barang yang mengalami kenaikan seperti sayur,cabe, tomat, dan seledri.
Adapun Via, salah seorang pedagang sayuran, mengatakan bahwa kendala utama yang dihadapi saat ini adalah harga sayuran yang mahal. Sementara itu, harga cabai justru mengalami penurunan, tetapi jumlah pembeli masih sedikit.
Katanya, untuk pembuangan sampah, disediakan masing-masing pedagang berupa kantong plastik, yang nantinya akan dibuang ke tempat pembuangan sampah.
“Dengan adanya kantong plastik pedagang yang lain tidak akan membuang sampah sembarangan, jadi pasar akan bersih dari sampah,” kata Via.
Adapun harapan kedepanya, mudah mudahan ada pihak yang mengelolah pasar dengan baik dan rapi, serta pemerintah segera menstabilkan harga barang.
“Jadi untuk orang yang berbelanja jadi mudah di karna di setiap pagi di pasar ini selalu macet karna letaknya tepat di pinggir jalan, dan pemerintah dapat menstabilkan harga sayur dan bahan lainnya,” tutupnya. (Raf)
Wartawan : Siti Nur Aisyah (Mg), Irfanov Zacky Aji (Mg)