Forum Annisa Angkat Isu Kesehatan Mental Perempuan

Forum Annisa kolaborasi DEMA FAH dan FUSA bahas kesehatan mental perempuan lintas fakultas. (Foto: Siti Ulami/Suarakampus.com)

Suarakampus.com– Forum Annisa UIN Imam Bonjol Padang menghadirkan 100 peserta lintas fakultas dalam diskusi bertema “Berani Pulih, Berani Melawan: Mental Health sebagai Gerakan Perlawanan Perempuan”. Acara kolaborasi DEMA Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUSA) dengan DEMA Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) ini berlangsung pada Sabtu (27/9).

Ketua Panitia, Nabila menjelaskan, tema tersebut dipilih karena berkaitan dengan keberdayaan perempuan. “Proses pemulihan merupakan wujud nyata perlawanan terhadap stigma dan tekanan sosial,” ujarnya.

Panitia menghadirkan Fitri Istislaam Zafmi, seorang trainer sekaligus terapis dari Internusa Sumbar. “Beliau kami hadirkan karena mampu memberikan pandangan dari sisi keilmuan dan pengalaman langsung.” jelas Nabila.

Ketua panitia menyatakan, acara berlangsung lancar dan dipenuhi antusiasme mahasiswa dari berbagai jurusan. “Peserta lintas fakultas ini menandakan isu kesehatan mental penting bagi semua kalangan,” tuturnya.

Sekretaris Panitia, Nurul Afizah, menekankan relevansi isu kesehatan mental perempuan di era modern. “Banyak generasi muda tertekan, sehingga kesetaraan gender sangat dibutuhkan,” katanya.

Nurul menuturkan forum ini juga menjadi upaya membangkitkan semangat perempuan yang pernah mengalami keterpurukan. “Kami ingin mereka bangkit kembali dengan merawat kesehatan mental,” ucapnya.

Menurut Nurul, perbedaan aturan administrasi antara dua fakultas sempat menjadi kendala teknis. “Format surat di FAH mengharuskan undangan ke Wakil Dekan 1–3, sedangkan di FUSA tidak,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, strategi panitia menarik peserta dilakukan melalui media sosial dan penyebaran pamflet. “Selain promosi online, kami juga cetak selebaran agar lebih banyak mahasiswa mengetahui kegiatan ini,” jelasnya.

Di penghujung acara, Nurul menyampaikan harapan agar peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh. “Kesehatan mental sangat penting untuk keberlangsungan aktivitas sehari-hari,” tutupnya. (ver)

Wartawan: Siti Ulami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Melampaui Jumlah Makan Bergizi Gratis

Next Post

Gemawara USU 2025 Hadirkan Kuliah Umum Bertajuk Reformasi Hukum Pidana di Indonesia

Related Posts