Suarakampus.com– Penceramah Ade menjelaskan kewajiban puasa Ramadhan sebagai perintah langsung Allah SWT yang tercantum dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 183 dalam kajian keislaman di Musholla Kapalo Banda, Sungai Bangek. Penjelasan mengenai tujuan dan hikmah puasa itu disampaikan kepada jamaah pada Jumat (20/02).
Ade menjelaskan, puasa diwajibkan kepada orang-orang beriman sebagaimana telah diwajibkan kepada umat terdahulu. “Agar kita menjadi orang bertakwa,” ujarnya.
Penceramah tersebut menegaskan, ibadah puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih pengendalian diri dalam kehidupan sehari-hari. “Puasa melatih menjaga ucapan dan perilaku,” katanya.
Ade menambahkan pengendalian diri dalam berpuasa mencakup kesabaran serta keikhlasan dalam menjalankan perintah Allah SWT. “Di situlah nilai pendidikannya,” tuturnya.
Penceramah itu menyampaikan setiap perintah Allah SWT mengandung hikmah dan kebaikan bagi manusia meskipun terkadang terasa berat. “Semua perintah-Nya untuk kebaikan,” jelasnya.
Ade menegaskan sebagai seorang mukmin sudah sepatutnya melaksanakan setiap ketentuan Allah SWT sebagai bentuk ketaatan. “Puasa adalah wujud kepatuhan,” tegasnya.
Di akhir kajian, penceramah tersebut mengajak jamaah menjadikan Ramadhan sebagai momentum mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memperbaiki ibadah yang belum maksimal. “Perbaiki ibadah yang masih kurang,” pungkasnya. (fau)
Wartawan: Zahra Mustika