Suarakampus.com– Sejumlah ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN IB) Padang menggagas Gerakan Emperan sebagai wadah memperkuat komunikasi dan kolaborasi antar UKM. Gerakan tersebut mulai dirancang sejak awal 2026 melalui berbagai pertemuan informal di Student Center hingga taman wali kota, Kamis (21/05).
Ketua Unit Kegiatan Olahraga (UKO) UIN Imam Bonjol Padang, Zeki Akbar menyampaikan, Emperan merupakan gerakan kolektif yang dibangun oleh para ketua UKM. “Gerakan ini kami bentuk untuk menyelaraskan semangat seluruh UKM agar bisa lebih aktif, produktif, dan terarah dalam mendukung visi kampus,” sampainya.
Ia menjelaskan, gagasan tersebut lahir dari keresahan bersama yang dirasakan oleh berbagai UKM di kampus. “Selama ini kami merasa belum memiliki wadah yang benar-benar bisa menyatukan aspirasi dan membangun komunikasi yang harmonis antar UKM,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, proses awal pembentukan Emperan dimulai dari pertemuan informal di luar kampus. “Kami pernah berkumpul di taman wali kota, lalu masing-masing menyampaikan keresahan hingga akhirnya muncul ide untuk membangun wadah bersama ini,” ungkapnya.
Menurutnya, Emperan diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi antara UKM dan pihak rektorat. “Kami ingin ada ruang dialog yang lebih terbuka sehingga setiap aspirasi UKM bisa didengar dan ditindaklanjuti secara langsung oleh pimpinan kampus,” ujarnya.
Ia menambahkan, persiapan Emperan telah mencapai sekitar 80 persen meski masih menghadapi sejumlah kendala. “Kami masih terbatas pada fasilitas, ruang diskusi, serta perhatian pimpinan yang selama ini belum merata terhadap UKM,” tambahnya.
Senada dengan itu, Ketua Umum Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Alpichanameru UIN IB Padang, Muhammad Hafizzi menyampaikan, Emperan bukanlah aturan formal, melainkan gerakan kolektif antar UKM. “Ini adalah ruang komunikasi bersama yang kami bentuk untuk memperkuat hubungan dan kekerabatan antar UKM,” katanya.
Hafizzi memaparkan latar belakang munculnya Emperan karena kurangnya interaksi antar UKM di lingkungan kampus. “Banyak dari kami yang bahkan tidak saling mengenal, sehingga sulit membangun kolaborasi tanpa adanya forum bersama,” paparnya.
Ia mengungkapkan, perencanaan awal dilakukan melalui pertemuan antar ketua UKM di lingkungan kampus. “Kami mulai dari pertemuan sederhana di Student Center untuk saling mengenal dan membangun komunikasi,” ungkapnya.
Menurutnya, keberadaan Emperan akan membantu UKM dalam mengembangkan minat dan bakat mahasiswa secara maksimal. “Dengan komunikasi yang baik, kami bisa saling mendukung kegiatan dan menarik lebih banyak mahasiswa untuk bergabung,” tuturnya.
Ia berharap Emperan dapat meningkatkan daya saing UKM serta memberikan dampak positif bagi kampus. “Kami ingin UKM di UIN Imam Bonjol Padang memiliki solidaritas kuat dan mampu bersaing dengan kampus lain melalui prestasi dan kegiatan,” tutupnya. (Fau)
Wartawan: Putri Wahyuni (Mg)
Gerakan “Emperan” Satukan UKM UIN IB Padang