7 dari 9 Batas Aman Planet Terlampaui, Calvin Soroti Ancaman Krisis Ekologis

Foto Calvin Nanda Permana. Sumber : Zahra Mustika/Suarakampus.com

Suarakampus.com – Sebanyak tujuh dari sembilan batas aman planet atau planetary boundaries telah terlampaui. Kondisi tersebut dinilai menunjukkan tekanan ekologis yang semakin mengancam kehidupan manusia, Jumat (14/8).

Calvin menjelaskan, planetary boundaries merupakan kerangka batas aman planet yang dikembangkan oleh Pusat Studi Ketahanan Stockholm.

“Kerangka tersebut digunakan sebagai acuan dalam menggagas kebijakan pembangunan berkelanjutan,” jelasnya.

Menurutnya, terlampauinya tujuh dari sembilan batas tersebut menjadi persoalan serius. Ia mempertanyakan kondisi yang akan terjadi jika seluruh batas aman planet terlampaui.

“Jangankan sembilan, satu saja nggak boleh terlampaui,” ujar Calvin.

Calvin mengatakan, batas aman planet tidak hanya berkaitan dengan persoalan lingkungan, tetapi juga kehidupan sosial, politik, ekonomi dan budaya masyarakat.

Ia mengaitkan kondisi tersebut dengan perubahan cuaca dan lingkungan yang dirasakan masyarakat.

“Perubahan kondisi hujan dan panas serta perubahan fungsi lahan dapat memengaruhi kehidupan masyarakat,” imbuhnya.

Calvin menilai, ketika batas aman planet semakin banyak terlampaui, masyarakat akan menghadapi risiko yang semakin besar dalam berbagai aspek kehidupan.

Ia menyarankan agar pemerintah mempertimbangkan kondisi ekologis dalam merumuskan kebijakan pembangunan.
“Persoalan lingkungan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat secara keseluruhan,” pungkasnya. (rar)

Wartawan : Anisa Pitri Tara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Perusakan Lingkungan Tak Cukup Dibayar, Calvin Soroti Lemahnya Penegakan

Next Post

132 Ribu Hektare Kawasan Hutan Sumbar Dikuasai Sawit dari Total 2,2 Juta Hektare

Related Posts