Suarakampus.com – Medical Check-Up (MCU) mahasiswa baru UIN Imam Bonjol Padang kembali digelar pada 2026 setelah sempat ditiadakan pada 2025. Pelaksanaan perdana berlangsung di Gedung Serbaguna (GSG) UIN IB, Selasa (11/8).
Berdasarkan pantauan suarakampus.com, MCU hari pertama diikuti mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK). Kegiatan dimulai pukul 08.30 hingga 16.00 WIB dengan lima posko pemeriksaan dan pelayanan.
Manager Bisnis UIN IB Padang, Muhammad Firmansyah mengatakan, MCU kembali dilaksanakan pada 2026 setelah terjadi pergantian pejabat.
“MCU dilangsungkan sejak pukul 08.30 hingga 16.00,” katanya.
Pelaksanaan MCU dijadwalkan secara bertahap, dengan rincian
1. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dijadwalkan mengikuti MCU pada Rabu (12/8) di lantai satu perpustakaan UIN Sungai Bangek.
2. Fakultas Sains dan Teknologi (FST) serta Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) dijadwalkan Kamis (13/8).
3. Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) dijadwalkan Jumat (14/8).
5. Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) pada hari berikutnya,
6.Fakultas Syariah pada Sabtu (15/8).
Firman mengatakan sekitar 300 peserta telah melakukan pendaftaran pada hari pertama. Namun, sejumlah mahasiswa tetap datang langsung ke lokasi karena belum mengetahui informasi pendaftaran.
Menurutnya, pendaftaran melalui tautan dan pembayaran transfer ditujukan agar proses penerbitan surat keterangan hasil MCU dapat berlangsung lebih cepat.
“Namun, masih terdapat mahasiswa yang memilih melakukan pendaftaran dan pembayaran secara tunai,” sebutnya.
Pada pukul 11.40 WIB, panitia mengumumkan adanya pengembalian dana pendaftaran sebesar Rp40 ribu per mahasiswa.
“Pengembalian dana dilakukan pada pukul 14.00 sebab akan memasuki waktu istirahat,” sebut penjaga posko bagian keuangan.
Kata dia, jika terdapat mahasiswa yang dari fakultas lain, akan diizinkan sesudah Fakultas Tarbiyah selesai,” ujar Firmansyah.
Lima posko disiapkan selama pelaksanaan MCU, dengan rincian:
1. Posko pertama melayani registrasi dari pihak UIN IB.
2. Posko kedua merupakan registrasi dari Siti Rahmah.
3. Posko ketiga melayani pemeriksaan HIV dan narkoba.
4. Posko keempat menangani pembayaran tunai serta pengembalian dana.
5. Posko kelima digunakan untuk pengambilan hasil pemeriksaan.
Firmansyah memaparkan, sebanyak delapan anggota dari pihak Siti Rahmah diturunkan untuk membantu pelaksanaan MCU di GSG UIN IB.
Sementara itu, salah seorang mahasiswa PGMI Nur Azizah menilai pelaksanaan MCU berlangsung tertib. Ia mengaku mendapat kesempatan bertemu mahasiswa baru dari berbagai daerah dan jurusan.
“Suasana MCU-nya ramai dan seru karena bisa bertemu teman baru dari berbagai jurusan,” tuturnya.
Ia sendiri membayar tunai sebesar Rp 170 ribu. “Saya baru membayar di lokasi karena tidak sempat via transfer,” imbuhnya.
Meski demikian, Azizah menyoroti antrean selama pelaksanaan MCU. Ia berharap panitia dapat memperbaiki pengaturan antrean pada pelaksanaan berikutnya.
“Semoga ke depan antreannya tertib karena tadi banyak yang menyerobot antrean,” katanya.
Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Sintia Ramadhani juga menilai informasi selama pelaksanaan MCU cukup jelas. Ia melakukan pembayaran secara tunai dan mendapat informasi mengenai pengembalian dana dari panitia.
“Hasil MCU juga dikeluarkan hari ini dan diberikan kepada maba. Harapannya semoga hasilnya negatif dan proses dimudahkan,” pungkasnya. (rar)
Wartawan : Lina Indriani (Mg)