Suarakampus.com– Himpunan Mahasiswa Program Studi Psikologi Islam UIN Imam Bonjol Padang secara resmi membuka kegiatan tahunan Perjusami (Perkemahan Jumat–Minggu) pada Jumat (13/06). Acara pembukaan ini diselenggarakan di Aula Fakultas Psikologi.
Kegiatan bertajuk Perjusami tersebut berlangsung selama tiga hari, yakni pada 13-15 Juni 2025. Tujuannya adalah membangun kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat keilmuan di kalangan mahasiswa.
Perjusami tahun ini diikuti oleh sebanyak 336 mahasiswa, baik putra maupun putri, dari berbagai angkatan. Acara ini menjadi agenda rutin yang selalu dinantikan karena menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan solidaritas, dan membangun semangat kebersamaan antargenerasi mahasiswa.
Kepala Program Studi Psikologi Islam, Reza Fahmi menyampaikan, Perjusami merupakan agenda rutin yang memiliki makna penting dalam proses pembinaan karakter mahasiswa. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk konsistensi dalam membangun semangat kolektif di lingkungan akademik.
“Dalam Perjusami kali ini, materinya berfokus pada pengembangan keilmuan psikologi di masyarakat. Tidak hanya melalui diskusi formal tetapi juga melalui kegiatan games, outbond kebersamaan, temu alumni, serta berbagai kegiatan kreatif lainnya yang menjadi bagian integral acara,” ujarnya.
Reza menyebutkan beberapa prestasi yang telah diraih mahasiswa Psikologi Islam dalam berbagai kompetisi bergengsi. Pencapaian tersebut antara lain kemenangan dalam Dekan Cup FUSA, FEBI, serta ajang ilmiah nasional seperti KIMNU yang menunjukkan kemampuan bersaing secara intelektual.
Kepala Prodi tersebut menekankan bahwa kegiatan ini menggambarkan peran aktif mahasiswa dalam mengembangkan potensi akademik dan non-akademik secara seimbang. Menurutnya, Perjusami menjadi ruang aktualisasi untuk menunjukkan bahwa Psikologi Islam tidak hanya sebagai program studi, tetapi sebagai wadah pembentukan insan akademis yang utuh.
“Perjusami 2025 bukan hanya sekadar acara tahunan, melainkan menjadi simbol semangat dan persatuan, yakni representasi eksistensi Psikologi Islam sebagai ilmu yang membumi dan terus berkembang,” jelasnya.
Reza ingin, semangat dalam kegiatan ini mampu menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa dalam melanjutkan perjuangan akademik mereka. Dia menilai bahwa kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan alumni dalam kegiatan seperti ini merupakan kekuatan utama dalam membangun atmosfer akademik yang sehat.
Menurutnya, sinergi tersebut menjadi modal penting bagi kemajuan program studi ke depan dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi. Kegiatan Perjusami diharapkan mampu membangkitkan rasa tanggung jawab dan loyalitas terhadap almamater serta komunitas keilmuan.
“Dengan semangat dan kebersamaan yang kuat, mahasiswa Psikologi Islam UIN Imam Bonjol Padang siap menghadapi tantangan. Sebab kami optimis dapat mencapai kesuksesan lebih besar di masa depan melalui solidaritas yang terbangun,” tutupnya. (ver)
Wartawan: Najwalin Syofura