Sinergi Regulasi dan Inovasi Digital Perkuat Pembangunan Masyarakat Selatan

Foto bersama setelah acara Kuliah Dosen Tamu. Sumber : Ghalib Hanif.

Suarakampus.com– Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK), Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN IB) Padang gelar kuliah dosen tamu bersama Amin Shabana. Kegiatan bertajuk “Tantangan Regulasi dan Ruang Inovasi di Era Digital” ini dilaksanakan di Gedung J Kampus 3 UIN IB Sungai Bangek, Selasa (03/03).

Pemateri Amin Shahbana menjelaskan pentingnya regulasi yang seimbang dengan ruang inovasi dalam teknologi digital. “Keseimbangan antara keduanya membantu perkembangan teknologi secara optimal dan mendukung pembangunan masyarakat secara efektif,” ujarnya.

Amin mengatakan, regulasi harus mampu menjaga ketertiban, memberikan kepastian hukum, dan melindungi kepentingan publik. “Ketiga hal ini tidak boleh menghambat kreativitas dan inovasi,” ungkapnya.

Ia menekankan penerapan regulasi bagi program-program pembangunan masyarakat yang tepat akan memberikan dampak positif. “Dampaknya akan dirasakan oleh masyarakat luas,” sebutnya.

Lebih lanjut, Amin memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang mengikuti program magang di kantor KPI Pusat. “Mahasiswa yang magang menunjukkan inisiatif, improvisasi, dan semangat mengembangkan diri,” ujarnya.

Amin memaparkan, untuk memperoleh pengalaman lebih luas dan tantangan berbeda mahasiswa bisa mengikuti magang diluar daerah. “Magang bisa dilakukan di kantor daerah maupun pusat,” paparnya.

Menutup kuliah tamu, Amin berpesan agar kegiatan ini menjadi sarana refleksi bersama dan memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai dampak regulasi dan inovasi. “Semoga kegiatan ini memperkaya wawasan dan memberi inspirasi bagi semua peserta,” pungkasnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Dekan FDIK, Murisal, menyampaikan Program Pembangunan Masyarakat Selatan saat ini menjadi fokus utama fakultas. “Ini penting karena perannya sangat dibutuhkan dalam pembangunan dan komunikasi masyarakat,” ujarnya.

Murisal melanjutkan, program ini memang belum banyak dikenal. “Namun keberhasilannya sudah terlihat nyata, terutama di wilayah Selatan,” lanjutnya.

Dekan ini menyebutkan, program pembangunan masyarakat selatan dapat dikembangkan melalui berbagai kegiatan, termasuk kolaborasi dengan pihak terkait di Sumatra Barat. “Keberhasilan ini tentu tidak lepas dari kerja keras dan dedikasi semua pihak yang terlibat,” tambahnya.

Ia berharap Program Pembangunan Masyarakat Selatan terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Mari kita berikan apresiasi yang layak kepada semua pihak yang telah mendukung program ini,” tutupnya. (Fau)

Wartawan : Nur Hanifah (Mg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

FTK Bersuara : Pernyataan Sikap Atas Polemik Panas

Next Post

Mengejar Puasa yang Berkualitas

Related Posts