Suarakampus.com– Lulusan Program Studi (Prodi) Bahasa dan Satra Arab (BSA), Winda Dwika Putri Hasibuan berhasil meraih predikat Bintang Aktivis Kampus. Capaian ini diperoleh melalui keaktifannya di berbagai organisasi dan kegiatan kampus, Sabtu(18/04).
Winda menjelaskan, ketertarikannya berorganisasi muncul karena sering melihat banyak mahasiswa berprestasi di lingkungan kampus sehingga mendorongnya untuk mencoba berbagai kegiatan. “Awalnya saya sering melihat postingan dan story tentang mahasiswa yang berprestasi di kampus,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan, perjalanan organisasinya dimulai dari Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) sebelum kemudian bergabung dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Dakwah dan Komunikasi Televisi (DKTV) UIN Imam Bonjol Padang yang membuatnya semakin tertarik untuk menambah pengalaman. “Saya mengikuti organisasi di jurusan, lalu bergabung dengan UKM DKTV,” sebutnya.
Menurutnya, pengalaman paling berharga selama berorganisasi adalah mendapatkan banyak relasi. “Sejak mengikuti organisasi saya memiliki banyak pengalaman baru,” tambahnya.
Ia juga berhasil meraih beberapa prestasi seperti Juara 3 lomba Taqdimul Qishah di Jambi dan Juara Harapan 2 lomba Story Telling pada Asosiasi Dosen Ilmu-Ilmu Adab (ADIA) Festival Internasional, serta mengikuti konferensi Internasional di Universitas Negeri Padang dan Jambi. “Beberapa prestasi yang saya raih berasal dari lomba dan kegiatan yang saya ikuti selama aktif di organisasi,” sebut Winda.
Dalam menjalankan aktivitas organisasi, Winda menilai kontribusi yang dapat diberikan adalah melaksanakan setiap tanggung jawab yang telah dipercayakan kepadanya. “Bagi saya kontribusi nyata adalah melaksanakan setiap tugas yang menjadi tanggung jawab saya,” jelasnya.
Wisudawan FAH ini juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara akademik dan kegiatan organisasi agar tujuan utama kuliah tetap tercapai. “Saya selalu menanamkan pada diri sendiri untuk tidak mengesampingkan akademik karena itu tujuan utama saya kuliah,” tuturnya.
Menurutnya, tantangan terbesar selama menjadi aktivis kampus adalah ketika rencana tidak berjalan sesuai harapan sehingga dibutuhkan cara untuk kembali bangkit. “Biasanya saya mencoba bangkit dengan mendengarkan quotes atau kata-kata motivasi yang bisa membuat saya semangat lagi,” katanya.
Ia menilai dukungan lingkungan seperti teman, kampus, dan keluarga memiliki peran penting dalam perjalanannya. “Lingkungan sangat penting bagi saya karena selalu memberikan motivasi dan dukungan, terutama dari orang tua,” ujarnya.
Di akhir, Winda menyampaikan bahwa gelar Bintang Aktivis Kampus memiliki makna khusus karena dapat dipersembahkan kepada kedua orang tuanya. “Bagi saya penghargaan ini sangat bermakna karena bisa saya persembahkan kepada kedua orang tua saya dan semoga bisa menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus aktif dan berprestasi,” harapnya. (Raf)
Wartawan: Zahra Zaqhira Pilli (Mg)