FDIK UIN IB Padang Perkuat Kerja Sama dengan KPI Pusat

Sumber: Humas KPI Pusat

Suarakampus.com- Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK), UIN Imam Bonjol Padang menjalin inisiatif kerja sama dengan KPI Pusat untuk memperkuat sinergi akademik dan industri penyiaran nasional secara berkelanjutan. Pertemuan ini melalui program tridarma yang dilaksanakan pada Rabu, (17/12) di ruang rapat kantor PI Pusat, Jalan Ir. H. Juanda nomor 36 RT 7/RW 2, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Kamis, (18/12).

Dekan FDIK UIN IB Padang Murisal, menyampaikan kerja sama ini lahir dari pengalaman mahasiswa Praktik Lapangan Prodi KPI yang telah magang di KPI Pusat selama tiga bulan. “Mahasiswa melihat langsung perlunya kerja sama resmi supaya ada keberlanjutan perangkatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, gagasan tersebut berasal dari tujuh mahasiswa PL yang telah menjalani magang selama tiga bulan. “Masukan mereka menjadi pertimbangan serius bagi fakultas,” katanya.

Murisal menilai kolaborasi dengan KPI Pusat sejalan dengan visi fakultas dalam pengembangan keilmuan dakwah dan komunikasi. “FDIK menargetkan diri sebagai pusat kajian yang kompetitif di tingkat ASEAN,” ucapnya.

Menurutnya, kemitraan ini membuka kesempatan besar bagi Prodi KPI untuk meningkatkan daya saing lulusan secara nasional. “Mahasiswa perlu memahami dinamika penyiaran di pusat industri media,” tuturnya.

Lanjutnya, ruang lingkup kerja sama merujuk pada Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Pendidikan, penelitian, dan pengabdian menjadi fokus utama MoU,” jelasnya.

Dalam bidang pendidikan Murisal menyebutkan penguatan magang dan PL menjadi perhatian penting. “Pendampingan langsung akan meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa,” katanya.

Ia menambahkan kolaborasi juga mencakup riset serta edukasi penyiaran yang sehat dan mendidik kepada masyarakat. “Kegiatan ini dapat dilakukan secara bersama dan berkelanjutan,” ujarnya.

Murisal menegaskan pentingnya keterlibatan praktisi KPI dalam perancangan kurikulum Prodi KPI. “KPI memahami kebutuhan dunia kerja di bidang penyiaran,” katanya.

Saat ini draf MoU tengah dipelajari sebelum dibahas lebih lanjut di tingkat fakultas dan universitas. “Kami berharap penandatanganan dapat segera dilakukan,” pungkasnya.

Senada dengan itu, Muhammad Ziqri Ramadhan salah satu dari tim magang ini menjelaskan bahwa beberapa universitas lain telah lebih dulu menjalin kerja sama dengan KPI Pusat, sementara UIN Imam Bonjol Padang belum memiliki MoU resmi. “Dari sini muncul keinginan agar UIN juga memiliki akses dan kesempatan yang sama

Alasan utama, inisiasi ini lahir dari mahasiswa magang yang ingin melakukan perintisan bagi adik-adik mahasiswa berikutnya yang akan menimba ilmu di KPI Pusat. “Kesempatan ini diharapkan tidak hanya untuk kami, tetapi juga untuk generasi mahasiswa selanjutnya,” paparnya.

Kedua, adanya pertemuan dan diskusi informal dengan pegawai serta pembimbing di KPI Pusat yang semakin menguatkan ide kerja sama ini. “Sehingga, kami melihat bahwa KPI Pusat merupakan wadah yang sangat baik untuk menimba ilmu,” jelasnya.

Kerja sama ini penting karena berkaitan langsung dengan bidang penyiaran yang relevan dengan beberapa jurusan di UIN, serta membuka peluang kolaborasi lintas program studi. Sebab, melalui MoU ini, KPI Pusat diharapkan menjadi wadah strategis bagi UIN Imam Bonjol Padang, baik dalam program magang, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun bentuk kerja sama lainnya. “Sekaligus meningkatkan kualitas UIN Imam Bonjol Padang ke depan,” harapan Ziqri.

Langkah strategis yang dilakukan untuk menyukseskan MoU ini,  pertama, adanya diskusi internal untuk menyamakan gagasan bersama, setelah itu dibawa dalam diskusi informal bersama pegawai di KPI Pusat, termasuk analis, tenaga ahli, dan pembimbing magang. “Tindakan ini guna menyesuaikan ide kerja sama dengan kebutuhan kelembagaan KPI Pusat,” jelas ketua tim magang ini.

Kedua, adanya upaya pertemuan dengan komisioner KPI Pusat melalui mekanisme perizinan yang sesuai. Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa berdiskusi langsung mengenai potensi kerja sama serta dampak positif dan tantangan dari MoU yang akan dibangun. “Inisiasi ini mendapat sambutan dan dukungan yang sangat baik dari Komisioner Bidang Kelembagaan, Bapak Amien Sabana,” paparnya.

Ketiga, setelah mendapatkan dukungan, mahasiswa menerima contoh draft MoU dari pihak KPI Pusat. Draft tersebut kemudian dikomunikasikan kepada pihak kampus, mulai dari tingkat fakultas, wakil rektor, hingga saat ini berada di tingkat rektorat. “Saat ini, proses berada pada tahap finalisasi draft di tingkat rektorat, yang pada prinsipnya telah disetujui dan sedang dirapikan,” jelasnya.

Ke depan, penandatanganan MoU direncanakan akan dilakukan oleh Ketua KPI Pusat dan pihak rektorat, sekaligus dirangkaikan dengan kegiatan seminar sebagai bagian dari implementasi kerja sama tersebut. “Harapannya ini menjadi ole-ole terbaik yang kami tinggalkan sebagai mahasiswa magang di KPI Pusat untuk kampus,” ungkap Ziqri.

Ole-ole ini kami harapkan dapat memberi manfaat nyata, tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi dosen dan seluruh civitas akademika hingga tingkat rektorat. Serta bagi KPI Pusat, kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat peran KPI dalam bidang edukasi, literasi penyiaran, serta pengembangan sumber daya manusia melalui keterlibatan langsung mahasiswa dan civitas akademika dalam berbagai program yang terstruktur dan berkelanjutan.

Sementara bagi UIN Imam Bonjol Padang, kami berharap kerja sama ini dapat membuka akses yang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen untuk terlibat dalam program magang yang lebih terarah dan berdampak. “Membuka peluang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kegiatan akademik lain yang relevan dengan dunia penyiaran”, pungkasnya.

Lebih dari itu, kami berharap MoU ini tidak hanya berhenti pada kerja sama administratif, tetapi dapat terus dijaga dan dikembangkan oleh kedua belah pihak, sehingga melahirkan ide-ide baru, terobosan besar, dan gerakan kolaboratif yang memberi manfaat luas bagi kedua belah pihak. (asr)

Wartawan : Putri Wahyuni (Mg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Jihan Aidatul Hasanah Raih Penghargaan Guru Tenaga Kependidikan

Next Post

Yayasan Mahacinta Rawdha Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera Barat

Related Posts