Suarakampus.com- Kelompok 16 KKN Nusantara telah melaksanakan praktek pembuatan jamu herbal alami. Hal ini merupakan salah satu menjadi program kerja (proker) unggulan kelompok 16 Kalisoka yang Kegiatan ini dilaksanakan di padukuhan Kalisoka, Banjarasri, Kalibawang, Kulon Progo. Rabu, (06/08).
Kegiatan proker unggulan dari ekonomi ini, merupakan dalam rangka untuk memberdayakan ibu-ibu PKK yang ada di perdukuhan kalisoka. Dalam hal Ini melibatkan ibu-ibu PKK Kalisoka, yang waktunya dimulai dari sosialisasi tentang pembuatan jamu herbal hingga proses pemasaran nantinya.
Sofia Amanda Jelita, salah satu tim pelaksana bidang ekonomi, mengungkapkan melihat dari latar belakang masyarakat banyak mempunyai tanaman toga di setiap rumah, seperti daun kelor, daun salam dan daun-daun lainnya. “Hal Ini berguna untuk menyehatkan dari penyakit hipertensi sesuai dari data yang didapatkan oleh Posyandu,” ucapnya.
Setelah diriset ternyata daun kelor, daun kunyit, dan daun salam dapat mengatasi hipertensi. Tetapi, yang sangat berpengaruh itu daun Rosela. Akan tetapi rosella sendiri tidak ada di dukuh kalisoka pada saat ini. “Dulu pernah ada tetapi sekarang sudah tidak ada,” jelas Sofia.
Maka dari itu, sebagai kelompok 16 yang ditugaskan mengabdi di Padukuhan kalisoka divisi ekonomi, berencana untuk membuat jamu herbal dengan bahan rosella, kunyit, daun kelor, dan daun salam yang dikeringkan.
Selain itu, ibu-ibu PKK dijelaskan tentang manfaat dari jamu herbal dan tiap bahan yang ada di dalam matikan tersebut. “Jamu herbal sebagai proker ekonomi kami, karena berlatar belakang jumlah masyarakat yang terindikasi hipertensi,” lanjutnya.
Dalam sosialisasi tersebut, juga menjelaskan alasan mengapa dipilihnya tanaman yang menjadi ingredient utama pada produk jamu herbal. “Tim divisi ekonomi, juga mengajarkan tata cara peracikan jamu herbal dan cara penyeduhanny,” paparnya.
Hal tersebut diterima dengan baik oleh anggota PKK, dengan antusias yang positif. ” Pertama kalinya mahasiswa KKN memberikan program berdampak bagi masyarakat,” ungkapnya.
Qothrunnada Az Zahro, selaku ketua kelompok mengungkapkan, ini sebagai salah satu bentuk pengabdian dari kelompok 16 KKN Nusantara kepada pedukuhan Kalisoka. “Semoga proker ini, masyarakat bisa merasakan dampaknya dan ilmu yang diberikan ini,” tutupnya. (asr)
Wartawan: Anisa Fitri tara