Iluni Bincangkan Kemajuan UIN IB di Tangan Birokrasi Baru

Screenshot webinar Iluni UIN IB (sumber: Humas UIN IB)

Suarakampus.com- Ikatan Alumni (Iluni) UIN Imam Bonjol Padang Jabodetabek adakan webinar bertajuk Reformasi Pendidikan Tinggi, Masalah dan Agenda, secara daring. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pimpinan UIN IB beserta jajaran, mahasiswa dan para alumni via Zoom meeting, Sabtu (09/10).

Ketua Dewan Iluni, Ilza Mayuni mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan pimpinan UIN IB setelah pergantian birokrasi. “Kegiatan ini juga bagian dari program kerja kami,” katanya.

Lanjutnya, kegiatan tersebut dirancang untuk mendiskusikan perkembangan kemajuan UIN IB ke depannya. “Kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi alumni untuk memajukan kampus ” katanya dalam sambutan, Sabtu (09/10).

Ilza berharap agar kegiatan tersebut dapat memberikan kemajuan terhadap perkembangan UIN IB ke depannya. “Semoga kegiatan ini dapat mewadahi aspirasi alumni dan para pimpinan yang baru dilantik dapat merealisasikan gagasan barunya,” harap Guru Besar Universitas Negeri Jakarta itu.

Kemudian dalam sambutannya, Rektor UIN IB Martin Kustati mengatakan, kegiatan yang dilakukan Iluni ini sangat diperlukan untuk kemajuan UIN IB. “Kami memerlukan masukan dari para alumni untuk dapat mewujudkan visi dan misi UIN IB menjadi kampus yang kompetitif di Asean 2037,” katanya.

Martin menyampaikan perkembangan dan kebutuhan UIN IB saat ini, mulai dari sarana dan prasarana, iklim akademik dan kemahasiswaan. “Kuliah tatap muka terbatas akan digelar 25 Oktober mendatang oleh semester 3, namun kita kekurangan guru besar, saat ini hanya tersisa 14 orang,” sampainya.

Kemudian, ia menyampaikan perkembangan pembangunan kampus III. Katanya, seluruh fasilitas harus segera dilengkapi sebelum aktivitas perkuliahan dimulai.

“Sekarang kami sedang mencari dana untuk pembangunan perpustakaan dan masjid, kami telah menyampaikan permasalahan ini ke pemerintah,” ucapnya.

Ia berharap semoga kegiatan ini dapat memberikan inovasi baru untuk kemajuan UIN IB. “Semoga kegiatan ini dapat memberikan solusi atas permasalahan yang ada,” harapnya.

Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah mengatakan, ketika perguruan tinggi tidak mampu menjawab perkembangan zaman, tentu akan melahirkan generasi kurang siap menghadapi lingkungan. “Peran perguruan tinggi Islam sangat dibutuhkan,” ucapnya.

Katanya, UIN IB telah mampu melahirkan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam beserta Fakultas Sains dan Teknologi. “Semoga UIN IB berperan dalam mewujudkan Indonesia dengan ekonomi Syariah,” katanya.

Lanjutnya, UIN IB dihadirkan untuk menjaga falsafah adat basandi sarak, sarak basandi kitabullah, di mana sumber daya manusia yang akan mengisi kepemimpinan lokal dan nasional.

“Mudah-mudahan UIN IB akan memberikan kontribusi yang lebih nyata,” harapnya.

Menanggapi hal itu, Mahasiswa Sejarah Peradaban Islam Yola Sasra Wanda mengatakan kegiatan tersebut sangat menarik untuk kemajuan UIN IB ke depannya. Namun, katanya tidak banyak mahasiswa UIN IB yang mengetahui kegiatan tersebut.

“Alangkah lebih baiknya acara ini juga disosialisasikan kepada seluruh mahasiswa,” katanya.

Yola menuturkan untuk kemajuan UIN IB seharusnya kampus juga memberikan edukasi kepada mahasiswa. “Peran mahasiswa juga penting untuk kemajuan kampus,” tutupnya.(fga)

Wartawan: Ulfa Desnawati

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

HMP SAA Asah Karakter Kepemimpinan Melalui LDK

Next Post

Dema FDIK Gelar Donasi Terbuka, Bantu Mahasiswa Korban Bencana Kebakaran

Related Posts
Total
0
Share