Pawai dan Penulisan Mushaf Warnai HUT RI di Nagari Bungo Tanjung

Bupati Tanah Datar Eka Putra menerima mushaf tulisan tangan dari panitia Kurenah Mushaf Alquran dalam rangka HUT ke-80 RI di Masjid Baitul Makmur Nagari Bungo Tanjung, Selasa (19/8/2025). Foto: Silvi Amelia/Suarakampus.com.

Suarakampus.com– Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Nagari Bungo Tanjung, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar mengadakan pawai serta penulisan Mushaf Alquran Kurenah Bungo Tanjung. Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Tanah Datar, Eka Putra, Selasa (19/8).

Acara dimulai dengan pawai dari Balai Akad sampai Masjid Baitul Makmur yang diikuti 1.000 orang. Kemudian dilanjutkan dengan menulis mushaf Alquran sebanyak 302 peserta mengikuti kegiatan penulisan mushaf tersebut.

Ketua Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) 51 Kelompok Bungo Tanjung Wangseto Widy mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya acara Kurenah Mushaf Alquran yang disambut antusias masyarakat. “Saya mewakili teman-teman ucapkan terima kasih,” ungkapnya.

Wali Nagari Bungo Tanjung, Yudhistira Anuggraha menjelaskan hasil tulisan tangan pada acara ini akan dikaji oleh Ketua Museum Tulisan Tangan Tanah Datar, Ustadz Elfi Zendri. Ia menegaskan mushaf tersebut nantinya akan dimuseumkan sebagai karya masyarakat nagari.

Yudhistira berharap kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah, terutama dalam peluncuran mushaf serta sistem informasi Bungo Tanjung. “Mudah-mudahan ini menjadi keberkahan bagi kita semua,” katanya.

Bupati Tanah Datar Eka Putra mengapresiasi pemerintah nagari dan mahasiswa KKN yang mengangkat acara mushaf dalam memeriahkan HUT RI ke-80. “Ini satu-satunya mushaf di Tanah Datar yang langsung dimuseumkan,” jelasnya.

Pejabat tersebut merasa bahagia karena minat menulis pada anak-anak di Bungo Tanjung sangat tinggi. Eka Putra berharap kegiatan ini menjadi motivasi untuk seluruh masyarakat Tanah Datar.

Bupati menambahkan, anak-anak yang menulis mushaf Alquran dapat membanggakan orang tuanya melalui prestasi tersebut. “Semoga anak-anak penulis mushaf membanggakan orang tua,” Pungkasnya. (ver)

Wartawan: Silvi Amelia, Fauziah Maharatih Wahyuni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Rektor UIN Imam Bonjol Tekankan Integritas Mahasiswa Baru

Next Post

Panitia Teknis PBAK Ambil Kebijakan untuk Ketertiban Mahasiswa Baru

Related Posts