SEMA U Gelar MUSEMA, Pengurus Sebut Masa Bakti Telah Sembilan Bulan

Potret Ketua Komisi III dan Ketua Umum Sema U terpilih. Sumber : Dokumentasi Pribadi

Suarakampus.com – Senat Mahasiswa Universitas (SEMA U) Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN IB) Padang menggelar Musyawarah Mahasiswa Universitas (MUSEMA U) 2026 setelah sembilan bulan masa kepengurusan berjalan sejak pelantikan pada 11 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Mini Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA), Sabtu (31/10).

Komisi III SEMA U, Fajar Hidayat menjelaskan, pelaksanaan MUSEMA U pada Oktober didasarkan pada penyelesaian program kerja yang telah direncanakan dalam rapat kerja (raker) pada awal kepengurusan.

Penghitungan Masa Bakti dan Pertimbangan Pelaksanaan

Fajar menyebut, SEMA U menggunakan bulan kalender sebagai dasar penghitungan masa bakti, dengan Februari dihitung sebagai bulan pertama dan Oktober sebagai bulan kesembilan kepengurusan.

“Jika Februari kita catat sebagai bulan pertama, maka bulan Oktober ini sudah cukup sembilan bulan untuk melaksanakan MUSEMA U,” sebutnya.

Selain penyelesaian program kerja, Fajar mengatakan, terdapat pertimbangan lain dalam menentukan waktu pelaksanaan MUSEMA U.

“Salah satunya adalah pemberian kesempatan kepada mahasiswa di tingkat fakultas maupun program studi untuk mengisi kepengurusan organisasi mahasiswa tingkat universitas,” katanya.

Menurutnya, selama ini kepengurusan SEMA U maupun Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (DEMA U) kerap diisi mahasiswa yang telah menyelesaikan masa kepengurusan di tingkat fakultas atau program studi.

MUSEMA Tak Hanya Memilih Ketua Umum
Lebih lanjut, Fajar menjelaskan, MUSEMA U tidak hanya bertujuan memilih ketua umum untuk periode berikutnya. Forum juga menjadi ruang untuk membahas rekomendasi kebijakan dan program kerja yang akan dilaksanakan selama satu periode mendatang.

“MUSEMA U merupakan forum musyawarah tertinggi di UIN IB. Tentu tidak hanya memilih ketua umum saja, justru juga merekomendasikan kebijakan ataupun program kerja yang akan dilaksanakan dalam satu periode ke depan,” jelasnya.

Ia menambahkan, MUSEMA U menjadi wadah bagi keterwakilan setiap program studi untuk menyampaikan aspirasi serta merumuskan kebijakan, termasuk regulasi dan aturan organisasi mahasiswa di lingkungan UIN Imam Bonjol Padang.

Dalam MUSEMA U 2026, kata Fajar, Daffa Munara Lubis terpilih sebagai Ketua Umum SEMA U periode berikutnya melalui Sidang Pleno IV. 

“Berkas pencalonan Daffa telah diperiksa dan ditinjau langsung olehnya bersama Nader Awandy selaku penanggung jawab MUSEMA U 2026,” katanya.

Berdasarkan pemeriksaan tersebut, ia menuturkan tidak ditemukan kecacatan dalam berkas persyaratan pencalonan.

Selain itu, forum juga menetapkan formatur kepengurusan yang terdiri atas Daffa Munara Lubis sebagai ketua umum terpilih.

Meski ketua umum terpilih telah ditetapkan, Fajar memastikan kepengurusan SEMA U periode 2026 berjalan tetap menjalankan tugas hingga ketua umum terpilih dilantik.

Ia berharap, kepengurusan berikutnya dapat membenahi organisasi mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang, baik dari segi regulasi maupun penyusunan program kerja agar sesuai dengan kebutuhan seluruh mahasiswa. (rar)

Wartawan : Zahra Mustika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Antrean Solar Panjang, Pengendara di Padang Keluhkan Kelangkaan BBM

Related Posts