Usai Terpilih di MUSEMA, Daffa Bidik Pembenahan Pengawalan Aspirasi

Ketua Umum SEMA U terpilih, Daffa Munara Lubis. Sumber : dokumentasi pribadi

Suarakampus.com – Ketua Umum terpilih Senat Mahasiswa (SEMA) Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN IB) Padang,  Daffa Munara Lubis bidik optimalisasi pengawalan aspirasi mahasiswa dalam kepengurusan baru, Minggu (1/11).

Melalui Sidang Pleno IV Musyawarah Mahasiswa Universitas (MUSEMA U) 2026 yang berlangsung pada Sabtu (31/10), Daffa Munara Lubis terpilih sebagai ketua umum SEMA U.

Daffa mengatakan, keputusannya mencalonkan diri dilatarbelakangi keinginan melanjutkan penguatan kelembagaan SEMA U, terutama dalam memperoleh rekognisi sebagai lembaga legislatif mahasiswa.

Menurutnya, pengakuan kelembagaan perlu diikuti optimalisasi fungsi legislasi, pengawasan, dan pengawalan aspirasi agar keberadaan SEMA U dapat dirasakan manfaatnya oleh mahasiswa.

“Yang dibutuhkan barangkali langkah optimalisasi: bagaimana peran legislasi, pengawasan, dan pengawalan aspirasi benar-benar bekerja maksimal dan dirasakan manfaatnya oleh mahasiswa,” ujarnya kepada suarakampus.com Minggu (1/11).

Optimalisasi Fungsi Legislasi dan Pengawasan
Daffa menilai, mahasiswa membutuhkan kepastian bahwa aspirasi yang disampaikan tidak hanya diterima, tetapi juga ditindaklanjuti dan dilaporkan hasilnya.

Selain itu, ia menyebut fungsi legislasi dan pengawasan SEMA U perlu dioptimalkan melalui produk hukum yang relevan, profesional, dan terukur.

Kata Daffa, visi yang ditawarkannya ialah optimalisasi peran SEMA U sebagai parlemen mahasiswa yang berdaya, proaktif, dan berkelanjutan.

“Organisasi perlu mengevaluasi kekurangan sekaligus mengoptimalkan capaian yang telah dibangun,” katanya.

Daffa juga menawarkan kolaborasi lintas organisasi kemahasiswaan agar pelaksanaan fungsi kelembagaan lebih efektif dan tidak tumpang tindih.

Pembenahan Internal dan Evaluasi Program
Pada awal kepengurusannya, Daffa menyebut salah satu prioritas yang akan dikerjakan adalah pembenahan tata kelola internal.

“Hal tersebut meliputi penyusunan standar operasional prosedur (SOP), pengarsipan organisasi, pembenahan alur aspirasi, serta penguatan kapasitas anggota,” tuturnya.

Menurutnya, pembenahan internal diperlukan sebagai fondasi sebelum menjalankan program organisasi lainnya.

“Ini fondasi, kalau belum rapi, program lain gampang berantakan,” katanya.

Ia juga berencana mengevaluasi program kerja kepengurusan sebelumnya dengan mendata program yang telah terlaksana, belum terealisasi, maupun tidak lagi relevan. Program yang masih dibutuhkan akan dilanjutkan dengan menetapkan penanggung jawab dan target waktu pelaksanaan.

“Yang masih penting kita lanjutkan dengan penanggung jawab dan target waktu yang jelas,” ujarnya.

Kanal Aspirasi dan Target Kinerja
Terkait pengawalan aspirasi, Daffa menawarkan pemanfaatan kanal digital dan dialog langsung di fakultas untuk menghimpun kebutuhan mahasiswa.

“Kita juga berencana menetapkan batas waktu respons agar aspirasi yang masuk memiliki kejelasan tindak lanjut,” tegasnya.

Selain itu, kata dia, publikasi laporan kinerja secara berkala juga akan dilakukan sebagai bentuk keterbukaan organisasi kepada mahasiswa.

Daffa menyebut ketepatan respons aspirasi, evaluasi semester, dan laporan kinerja berkala sebagai indikator keberhasilan.

““Indikatornya persentase aspirasi yang ditanggapi tepat waktu, evaluasi lembaga setiap semester, serta penerbitan laporan kinerja berkala,” ujarnya.

Daffa berkomitmen, SEMA U akan memiliki tata kelola organisasi yang tertib, aspirasi mahasiswa yang tertangani, dan kinerja yang transparan. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan mahasiswa agar program organisasi tidak hanya berpusat pada internal lembaga.

Sementara itu, jadwal pelantikan pengurus baru SEMA U belum dapat dipastikan. Komisi III SEMA U 2026, Fajar Hidayat menyebut jadwal pelantikan masih menunggu persetujuan Wakil Rektor III UIN IB.

“Mengenai jadwal pelantikan, belum dapat dipastikan karena masih menunggu persetujuan Wakil Rektor III untuk melantik pengurus baru,” pungkasnya. (rar)

Wartawan : Zahra Mustika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

SEMA U Gelar MUSEMA, Pengurus Sebut Masa Bakti Telah Sembilan Bulan

Related Posts