Suarakampus.com– Masjid Universitas Islam
Negeri Imam Bonjol (UIN IB) Padang Kampus III Sungai Bangek dirancang sebagai salah satu fasilitas utama kampus yang tidak hanya mengedepankan fungsi ibadah, tetapi juga kenyamanan dan kemudahan bagi seluruh civitas akademika serta masyarakat umum. Bangunan masjid tersebut nantinya memiliki kapasitas sekitar 2.500 jamaah dengan fasilitas yang dirancang terpisah dan representatif. Minggu (06/09)
Tim Suarakampus.com meminta Wakil Rektor II, Lukmanul Hakim untuk menyampaikan tanggapannya. katanya, Masjid berdiri di atas lahan seluas 40 × 50 meter yang mencakup bangunan utama dan area teras. Sementara itu, bangunan masjid memiliki ukuran sekitar 25 × 40 meter.
Dari sisi pendanaan, anggaran awal pembangunan masjid ditetapkan sebesar Rp18,6 miliar. Namun, anggaran tersebut kemudian ditingkatkan menjadi Rp21 miliar. Penambahan anggaran dilakukan agar pembangunan masjid dapat dilengkapi dengan fasilitas yang dinilai lebih baik dan optimal.
Menurut Lukmanul, peningkatan anggaran tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan fasilitas yang dibangun memiliki kualitas terbaik dan mampu menunjang kebutuhan para pengguna masjid.
“Awalnya dana pembangunan ini Rp18,6 miliar, kemudian dinaikkan menjadi Rp21 miliar agar fasilitas yang dibangun bisa menjadi yang terbaik,” katanya.
Dari aspek desain, masjid akan mengusung warna yang menyesuaikan dengan identitas visual UIN IB Padang, yang dirancang menyerupai warna yang terdapat pada logo UIN IB Padang sehingga bangunan masjid tetap memiliki keterkaitan kuat dengan identitas institusi.
Selain kapasitas yang besar, aspek kenyamanan pengguna juga menjadi perhatian dalam perancangan fasilitas masjid. Salah satunya terlihat dari penataan toilet bagi jamaah laki-laki dan perempuan yang dirancang dengan akses masuk berbeda. Menurut pengakuannya, pemisahan akses tersebut dilakukan untuk memberikan kenyamanan serta menjaga privasi jamaah dalam menggunakan fasilitas penunjang masjid.
Masjid tersebut nantinya tidak hanya diperuntukkan bagi kegiatan ibadah civitas akademika UIN IB Padang. Fasilitas masjid juga direncanakan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara lebih luas.
“Fasilitas masjid ini nantinya bisa digunakan oleh semua orang, terutama civitas akademika UIN Imam Bonjol Padang,” tutur Lukmanul.
Dengan luas bangunan, kapasitas jamaah, serta fasilitas yang disiapkan, masjid UIN Imam Bonjol Padang diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan yang mendukung kehidupan akademik sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Karena pembangunan masjid ini juga menjadi bagian dari pengembangan fasilitas kampus UIN IB Padang, dengan mengintegrasikan kebutuhan ibadah, kenyamanan pengguna, serta identitas kelembagaan dalam satu kawasan bangunan,” tutup Lukmanul. (Raf)
Wartawan: Habila, Fitri Novita Siregar