Suarakampus.com- 2.000 mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang dijadwalkan turun ke jalan. Dengan Titik kumpul berbeda di dua kampus, pihak kampus turut memberi dukungan melalui penyediaan transportasi bus serta koordinasi penuh oleh DEMA U, Senin (010/9).
Presiden Mahasiwa, Fikri Hidayat mengatakan, keberangkatan mahasiswa dimulai pukul 14.00 WIB. “titik kumpul mahasiswa kampus III di perpustakaan, dan kampus II di Blok M,” katanya.
Pada demo kali ini, pihak kampus menyediakan tiga unit bus berkapasitas 60 orang, sebagai bentuk apresiasi untuk asipirasi mahasiswa. “Alhamdulillah, kampus sangat mensupport. Dua bus dari kampus III dan satu dari kampus II,” ujarnya.
Meski demikian, Presma tetap membuka opsi bagi mahasiswa yang ingin menggunakan kendaraan pribadi. “Kendaraan yang digunakan tidak sebatas bus saja, tapi juga sepeda motor,” ungkapnya.
Lelaki ini menyampaikan, bahwa untuk memastikan ketertiban, koordinator lapangan ditunjuk dari masing-masing fakultas, baik dalam hal transportasi maupun urusan lain. “Korlap dari tiap fakultas akan mengatur dan bertanggung jawab atas mahasiswa,” jelasnya.
Ia menambahkan, selama perjalanan, posisi korlap utama dipegang langsung Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) Habib Prananda. “Ia juga memastikan mahasiswa dibekali dengan panduan mitigasi sebelum berangkat,”
Lanjutnya, Sebelum keberangkatan kita melakukan persiapan di perpustakaan dan di titik kumpul lain, guna keselamatan jika terjadi situasi chaos. “Mahasiswa diberi penjelasan terkait langkah-langkah keselamatan, karena aksi ini juga diikuti oleh mahasiswa baru,” terang Fikri.
Akhir kata, Fikri memaparkan, bahwa setiap mahasiswa yang ikut aksi diwajibkan untuk mengisi absensi melalui korlap masing-masing fakultas. “Hal ini kami lakukan untuk memastikan pendataan dan keamanan tetap terkontrol,” paparnya. (Red)
Wartawan : Zahra Mustika