Suarakampus.com- Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, Yasrul Huda mengatakan kesiapan UIN IB dalam menangani varian Omicron coronavirus tergantung pada kesadaran individu dalam mematuhi protokol kesehatan (Prokes) dan merealisasikan vaksinasi.
“Lancarnya kuliah kita terletak pada sejauh mana kita sadar dan disiplin mematuhi aturan prokes,” katanya, Jumat (04/02).
Lanjutnya, Yasrul Huda telah membuat beberapa kebijakan bersama civitas akademik dalam mempersiapkan penyebaran virus Omicron seperti himbauan sosialisasi, pemasangan spanduk serta pengadaan vaksin ketiga didalam kampus.
“Pemberlakuan aturan juga harus didukung oleh semangat kita dalam merubah kebiasaan buruk menerima keadaan yang akan datang,” ujar WR I yang akrab dipanggil udo itu.
Kendati demikian, Udo menjelaskan jika penyebaran virus Omicron telah melonjak sampai ke lingkungan kampus UIN IB, maka kampus akan mengambil sikap dengan lockdown atau kembali pada perkuliahan daring.
“Kita akan tutup kampus (lockdown) jika sebaran virus Omicron telah sampai ke selingkup UIN IB,” ucapnya.
Yasrul Huda berharap kepada seluruh keluarga besar UIN IB untuk bisa merealisasikan kesadaran dan tingkat kewaspadaan dalam menerima segala keadaan yang akan datang.
“Bagaimana pun bentuk perkuliahan, kita harus adaptif menjawab tantangan zaman dan menerima dinamika yang berbeda,” harapnya. (ndn)
Wartawan: Hary Elta Pratama
Related Posts
Is Dating From Your Very Own League Going Extinct?
Is Dating From Your Very Own League Likely To Get Extinct Next Few Years? Cheers, internet dating We’ve…
Local Volunteer AIESEC in USU, Waktunya Kamu Menuju Global dari Medan
oleh : Association Internationale des Etudiants en Sciences Economiques et Commerciales Apakah kamu siap, untuk merasakan pengalaman internasional…
Rektor UIN Imam Bonjol Padang Buka Assessment Lapangan Prodi AFI
Suarakampus.com– Rektor UIN Imam Bonjol Padang, resmi buka kegiatan Assessment Lapangan (AL) untuk Prodi Aqidah Filsafat Islam (AFI),…