Suarakampus.com- Pelaksanaan tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kampus II UIN Imam Bonjol Padang, memberi dampak ekonomi bagi pedagang lokal yang diizinkan berjualan. Kegiatan sejak pagi hingga siang ini ramai pengunjung dan tingkatkan transaksi, Minggu (18/05).
Pedagang makanan, Ibu Sri, menyebut omzet dagangannya meningkat sejak tes berlangsung. “Pendapatan saya jauh lebih baik dibanding hari biasa,” katanya.
Menurut Ibu Sri, banyaknya peserta yang hadir secara langsung berdampak pada lonjakan pembeli. “Karena ramai, jadi dagangan cepat habis,” tuturnya.
Penjual minuman es tebu, Pak Faisal, juga merasakan hal serupa selama kegiatan P3K berlangsung. “Alhamdulillah, penghasilan meningkat saat ada acara,” ucapnya.
Pak Faisal menjelaskan, dirinya hanya bisa masuk ke dalam kampus jika ada kegiatan resmi. “Kalau tidak ada acara, saya hanya keliling di luar dan hasilnya tidak seberapa,” katanya.
Ia menambahkan, pedagang diizinkan masuk area kampus selama menjaga ketertiban dan kebersihan. “Kami diberi izin asalkan tidak mengotori lingkungan,” jelasnya.
Berbeda dari dua pedagang sebelumnya, Ibu Erna, pengelola kantin di gedung kelas H, mengaku penghasilannya justru menurun. “Pelanggan saya malah berkurang saat ada tes,” ungkapnya.
Ibu Erna menyebut, mahasiswa sebagai konsumen utama kantinnya yang justru jarang datang saat kampus ramai oleh peserta luar. “Kalau hari biasa, mahasiswa lebih sering beli makanan di sini,” katanya.
Peserta tes P3K, Silvani, mengapresiasi kehadiran para pedagang di area kampus selama ujian berlangsung. “Kami tidak perlu keluar kampus untuk mencari makan,” jelasnya. (ver)
Wartawan: Fauziah Maharatih Wahyuni (Mg), Latifah Rabbaniah (Mg)