Kaprodi Psikologi Islam UIN IB Dorong Mahasiswa Berani Coba Hal Baru lewat KIMNU 2025

Kaprodi Psikologi Islam (sumber : Jihan Dwi Rahayu/Suarakampus.com)

Suarakampus.com — Prestasi mahasiswa Psikologi Islam UIN Imam Bonjol Padang, di ajang Kompetisi Ilmiah Mahasiswa Nasional Ushuluddin (KIMNU) 2025 mendapat apresiasi langsung dari Kepala Program Studi (Kaprodi), Dr. Reza Fahmi, MA. Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan semangat mahasiswa dalam menjawab tantangan dan berani keluar dari zona nyaman, Sabtu (05/07).

Kompetisi yang digelar pada Selasa (4/7/2025), mempertemukan mahasiswa dari berbagai UIN di Indonesia, termasuk UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Alauddin Makassar, dan UIN Sultan Syarif Kasim Pekanbaru.

Salah satu momen yang membanggakan datang dari Najela Humaira Farhan, mahasiswa Psikologi Islam, yang berhasil meraih Juara 3 dalam lomba Kaligrafi. Karyanya yang bernilai estetis dan spiritual berhasil memukau para juri di tengah ketatnya persaingan.

Namun, bagi Dr. Reza Fahmi, hal paling berharga bukan hanya medali, tetapi semangat Najela yang mau mencoba hal baru. “Think out of the box itu yang kami dorong kepada para mahasiswa Psikologi Islam,” tegasnya.

Ia menambahkan, bahwa mahasiswa Psikologi Islam harus terus menjawab tantangan zaman, tak hanya di bidang akademik, tapi juga keterampilan kreatif yang dapat menunjang potensi diri di masyarakat luas.

Dr. Reza juga menyampaikan, ucapan selamat secara pribadi kepada Najela atas pencapaiannya. “Selamat kepada Najela Humaira Farhan. Kami bangga memiliki mahasiswa seperti kamu muda, kreatif, dan berprestasi,” tuturnya.

Dalam penutupan, Reza mengutip pesan dari Bung Karno sevagai motivasi bagi seluruh mahasiswa agar tetap semangat meraih prestasi. “Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kupindahkan Gunung Semeru. Tapi beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia,” tutupnya. (Red)

Wartawan: jihan dwi rahayu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Bisikan Reformasi Tidak Boleh Padam: Diskusi Publik Desak Evaluasi Serius Kepolisian

Next Post

Najela Humaira, Mahasiswi Psikologi Islam UIN IB Raih Juara Kaligrafi di KIMNU 2025

Related Posts