Suarakampus.com– Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Imam Bonjol Padang melaksanakan pembekalan bagi mahasiswa peserta Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terintegrasi tahun akademik 2025/2026, yang akan berlangsung selama empat hari, Senin (07/07).
Kegiatan pembekalan tersebut dibuka secara resmi di Aula GSG Kampus II sebagai persiapan bagi mahasiswa sebelum turun ke lapangan mulai 21 Juli hingga 3 Desember 2025.
Ketua Pelaksana PPL/KKN Terintegrasi, Luli Sari Yustina menyampaikan, jumlah peserta tahun ini meningkat signifikan. “Sebanyak 1.117 mahasiswa mengikuti program ini, lebih banyak dari tahun lalu yang hanya 789 orang,” katanya.
Dosen tersebut menambahkan, peserta berasal dari berbagai program studi di lingkungan FTK. “Jumlah terbanyak berasal dari Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 239 orang, dan paling sedikit dari Tadris Fisika sebanyak 45 orang,” ujarnya.
Luli juga menyebutkan bahwa penempatan mahasiswa dilakukan di 13 wilayah kabupaten dan kota. “Penyebaran lokasi ini bertujuan memperluas dampak pengabdian mahasiswa kepada masyarakat,” ungkapnya.
Dekan FTK, Yasmadi menegaskan, program ini bukan sekadar rutinitas akademik. “Ini adalah proses membentuk karakter dan tanggung jawab sosial mahasiswa,” tegasnya.
Yasmadi menjelaskan, selama program berlangsung, mahasiswa tidak diperkenankan kembali ke kampus. “Seluruh kegiatan akademik dilaksanakan di lokasi penugasan masing-masing,” jelasnya.
Ia mengingatkan mahasiswa agar tidak bolak-balik kampus tanpa alasan yang jelas. “Ini bukan soal SKS, tapi soal kehadiran penuh dan kontribusi kepada masyarakat,” ujarnya.
Yasmadi juga mengimbau mahasiswa untuk menyelesaikan tanggung jawab akademik sebelum keberangkatan. “Seminar proposal harus dituntaskan agar mahasiswa fokus menjalankan tugas di lapangan,” katanya.
Pihaknya menekankan pentingnya komunikasi selama program berlangsung. “Jika ada kendala, koordinasikan dengan pihak sekolah dan dosen pembimbing,” pungkasnya.
Ia berharap mahasiswa mampu menjaga nama baik kampus selama mengikuti program tersebut. “Manfaatkan kesempatan ini untuk mengasah keterampilan sosial dan membangun jejaring,” tutupnya. (ver)
Wartawan: Azzahra Siti Nurrahmi