KSI Ulul Albab Ajak Muslimah Kembali pada Ajaran Islam

Peserta seminar Kembali Pulang yang digelar KSI Ulul Albab UIN Imam Bonjol Padang diikuti 50 muslimah, Sabtu (25/10/2025). Foto: Anisa Fitri Tara/Suarakampus.com.

Suarakampus.com– Kerohanian Studi Islam (KSI) Ulul Albab Universitas IsIam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang menggelar seminar bertajuk Kembali Pulang untuk mengingatkan generasi muslim kembali pada nilai-nilai Islam di tengah tantangan zaman. Kegiatan yang diikuti 50 peserta ini merupakan program kerja Departemen Relawan dan Kajian Strategis, Sabtu (25/10).

Ketua Panitia, Amani Nabilah mengatakan, kegiatan ini bertujuan menciptakan ruang agar muslimah kembali mencintai Islam melalui pendekatan dakwah yang tidak hanya berupa ceramah. “Tujuannya menciptakan ruang agar muslimah kembali mencintai Islam,” katanya.

Amani menambahkan, dakwah tidak hanya dilakukan melalui ceramah tetapi juga dengan menghadirkan suasana yang mengingatkan peserta pada ajaran Islam. “Menghadirkan suasana yang mengingatkan,” tambahnya.

Ketua Panitia menuturkan, meski jumlah peserta yang hadir mencapai 50 orang belum mencapai target 100 orang namun panitia tetap berupaya menyukseskan acara. “Termasuk panitia dan tamu undangan,” tuturnya.

Amani melanjutkan, panitia mengundang berbagai UKM lain untuk mengutus perwakilan mahasiswi agar kegiatan dapat berjalan maksimal. “Tetap berupaya menyukseskan acara dengan mengundang UKM lain,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, tema Kembali Pulang dipilih melihat kondisi muslimah yang mulai menjauh dari ajaran Islam. “Kami ingin muslimah kembali menjadi ibu dan jantung peradaban,” ujarnya.

Amani mengakui, proses persiapan berlangsung sangat singkat namun koordinasi terus dilakukan agar acara tetap berjalan maksimal. “Koordinasi terus dilakukan agar acara tetap berjalan maksimal,” jelasnya.

Peserta dari Fakultas Sains dan Teknologi, Nelsi Ramanda menilai, materi seminar sangat bermanfaat dan relevan dengan kehidupan muslimah masa kini. “Terutama tentang cara berpakaian dan bergaul sesuai syariat,” ungkapnya.

Nelsi berharap, kegiatan serupa terus diadakan sebagai pengingat bagi muslimah untuk menjaga diri sesuai tuntunan Islam. “Semoga kita bisa menjadi muslimah yang tahu batasan,” tutupnya. (ver)

Wartawan: Anisa Fitri Tara, Zahra Mustika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Dema Fusa Latih Mahasiswa Menulis Karya Ilmiah

Next Post

Labor KPI Menangkan Ajang Sastra Internasional Kategori Film

Related Posts