Hujan Deras, Sejumlah Mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang Terdampak Banjir

ujan Deras, Sejumlah Mahasiswa UIN IB Padang Terdampak Banjir. (Sumber: Mahasiswa)

Suarakampus.com – Hujan deras yang mengguyur Kota Padang menyebabkan sejumlah kawasan terendam banjir. Beberapa mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, khususnya yang tinggal di kawasan Sungai Bangek, mengaku khawatir akan kondisi tersebut, Jum’at, (28/11).

Mahasiswi UIN IB, Intan Chaniago mengatakan, banjir terjadi akibat hujan yang turun tanpa henti. “Debit air sungai meningkat dan meluap ke pemukiman,” katanya.

Ia menuturkan, informasi mengenai kondisi banjir diperoleh melalui media sosial dan masyarakat sekitar. “Saya berusaha lebih waspada setelah mendengar kabar tersebut,” lanjutnya.

Intan menambahkan, situasi terkini aman. “Semoga hujan segera reda dan masyarakat bisa lebih berpartisipasi dalam menjaga lingkungan,” harapnya.

Sementara itu, Miftahul Hasanah menyampaikan, kos yang ia tempati berada di sekitar aliran sungai. “Kos saya berada di titik yang berdekatan dengan sungai,” ujarnya.

Ia menjelaskan, air sempat naik dan menggenangi area sekitar kos. “Saat air mulai naik, para penghuni kos lantai satu langsung dipindahkan ke lantai dua,” tuturnya.

Hingga kini, ia memilih tetap bertahan di kos karena kamarnya berada di lantai dua. “Penghuni lantai bawah juga ikut naik ke atas,” jelasnya.

Mahasiswi tersebut mengaku sempat khawatir karena air terus meningkat dan akses keluar kos terputus. “Kami sempat terkendala memenuhi kebutuhan logistik karena terkepung air,” ungkapnya.

Narasumber lain, Khori Ik Al Ain menuturkan, banjir berdampak besar terhadap aktivitas kuliahnya. “Perkuliahan dialihkan daring,” ujarnya.

Namun demikian, ia sering menghadapi berbagai hambatan selama perkuliahan daring. “Seperti mati lampu dan jaringan yang sulit,” jelasnya.

Khori menambahkan akses listrik dan jaringan internet selama banjir tidak kondusif. “Kalau listrik mati, jaringan ikut hilang,” ucapnya.

Meskipun begitu, ia bersyukur kondisi kesehatannya tetap baik. “Alhamdulillah sehat,” katanya saat diwawancarai wartawan Suarakampus.

Hingga kini, ia menyebut belum ada bantuan yang datang dari pemilik kos maupun warga sekitar. Ia berharap kondisi segera pulih. “Semoga banjir cepat surut dan cuaca kembali cerah,” tutupnya. (Lya)

Wartawan: Zahra Mustika, Aisyah Nurlaili Arinda (Mg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Ormawa FDIK Buka Donasi untuk Korban Bencana Sumatra Barat

Next Post

Kerusakan Meluas Pasca Siklon Tropis di Sumatra: Perhatian Pemerintah Pusat dipertanyakan

Related Posts