Suarakampus.com– Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menggelar webinar bertajuk “Influenza dan Super Flu” melalui Zoom Meeting dan siaran langsung di YouTube @dinkesdki. Webinar ini menghadirkan narasumber dr. Agung Prasetyo, Sp.P, dokter spesialis paru RSUD Pasar Rebo.
Agung Prasetyo mengatakan, saat ini terjadi penyebaran virus influenza yang lebih cepat dari biasanya. “Kita dengar dari pertengahan bulan lalu dan pertama terdeteksi di Australia,” ujarnya.
Ia menyatakan, berdasarkan informasi global, virus ini sudah terdeteksi sejak bulan Desember dan sudah ada beberapa negara yang menemukannya. “Seperti di Kamboja, Indonesia, Malaysia, Singapura, Vietnam, dan Thailand,” ungkapnya.
Agung juga menjelaskan, penularan super flu tergolong sederhana. “Seperti penularan penyakit Covid-19, tuberkulosis, atau penyakit sejenisnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, gejala influenza dan selesma memang sangat mirip. “Perbedaannya, influenza disertai demam tinggi, sedangkan selesma demamnya tidak terlalu tinggi,” katanya.
Selanjutnya, Agung Prasetyo menuturkan, gejala influenza meliputi demam tinggi yang mendadak, nyeri otot dan sendi. “Kadang juga disertai lemas, batuk kering, sakit kepala, sakit tenggorokan, serta hidung tersumbat atau pilek,” ujarnya.
Agung menjelaskan, influenza memiliki dua tipe, yaitu tipe A dan B. “Tipe A sering atau dominan menyebabkan wabah karena mudah bermutasi, seperti H1N1 dan H3N2” ungkapnya.
Sementara itu, tipe B memiliki gejala yang relatif lebih ringan, namun dapat menular cepat di lingkungan padat seperti sekolah dan kantor. “Tipe B juga dapat menyebabkan epidemi influenza musiman,” sambungnya.
Ia juga menyatakan, ada kelompok yang berisiko tinggi terjangkit influenza. “Seperti perokok aktif maupun pasif, lansia, penderita penyakit jantung dan asma, orang dengan obesitas, serta faktor genetik,” jelasnya.
Terakhir, Agung berpesan agar membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun, memakai masker saat sakit, menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin. “Serta menerapkan pola hidup sehat,” tutupnya. (Fau)
Wartawan: Najwalin Syofura