Gebyar FDIK Fest 2026 Hadirkan Delapan Stan Bazar UMKM

Stand Bazar acara gebyar FDIK. Sumber: Irfan Abib.

Suarakampus.com– Gebyar FDIK Fest 2026 menggelar bazar kewirausahaan di lapangan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN Imam Bonjol Padang pada Jumat hingga Sabtu, 9–10 Oktober 2026. Kegiatan ini melibatkan bidang kewirausahaan dari himpunan mahasiswa program studi (HMPS) serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar Sungai Bangek, Jumat (9/10)

Mahasiswa FDIK sekaligus koordinator lapangan (Korlap), Gita Mawarni menjelaskan, bazar tersebut diikuti oleh empat kelompok kewirausahaan dari himpunan mahasiswa dan empat peserta dari UMKM sekitar Sungai Bangek.

“Nah, untuk yang sedang terlaksana di lapangan FDIK sekarang ini itu bazar stand dari kewirausahaan (KWU) FDIK, itu ada 4 KWU dari himpunan dan juga 4 dari luar himpunan, dari UMKM di sekitar Sungai Bangek ini,” ujar Gita.

Ia mengatakan, terdapat empat program studi yang berpartisipasi dalam bazar tersebut, yakni Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Bimbingan Konseling Islam (BKI), Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), dan Manajemen Dakwah (MD).

“Pada awal kegiatan rencananya melibatkan lima program studi, tetapi satu program studi memilih untuk tidak ikut serta,” katanya

Dari sisi pelaksanaan, Gita mengungkapkan bahwa cuaca menjadi salah satu kendala yang dihadapi panitia. Hujan yang terjadi pada malam sebelum kegiatan menyebabkan salah satu tenda mengalami kerusakan sehingga pemasangan beberapa tenda lainnya mengalami keterlambatan.

“Kendala sejauh ini mungkin seperti sekarang cuaca yang tidak menentu. Sebenarnya kami udah mendirikan stand dari tadi malam, cuman karena terkendala cuaca tadi malam juga kurang baik, jadi ada satu tenda kami tuh patah. Nah, jadi ada 1, 2 tenda tadi tuh terlambat datang karena kendala itu,” kata Gita.

Selain berdampak pada persiapan kegiatan, hujan juga memengaruhi aktivitas di sekitar stan bazar. Gita menyebut kondisi tersebut membuat pengunjung tidak banyak keluar untuk berbelanja. Panitia pun harus berupaya menyelamatkan barang-barang yang berada di stan agar tidak terkena hujan.

“Sebenarnya lumayan terganggu, sedikit terganggu karena hujan ya. Jadi kita memiliki keterbatasan lah, karena hujan, kalau untuk debu mungkin tidak terlalu ini, tapi untuk hujan ini karena orang-orang juga tidak keluar kan di kala hujan, ya termasuk lumayan heboh lah karena mengantisipasi menyelamatkan barang-barang dari hujan gitu,” ungkapnya.

Sementara itu, mahasiswa program studi KPI, Robbi Muhammad Arif menyampaikan, berdasarkan pengamatannya terdapat delapan stan bazar serta satu stan yang diperuntukkan bagi keperluan medis.

Panitia bidang Publikasikan Dekorasi dan Dokumentasi (Pubdekdok) ini juga menilai partisipasi mahasiswa untuk mengunjungi dan berbelanja di stan masih kurang terlihat selama kegiatan berlangsung pada Jumat. Menurutnya, hal tersebut kemungkinan berkaitan dengan aktivitas perkuliahan mahasiswa pada hari jumat tidak terlalu banyak.

“Dari lihat segi mahasiswanya, mungkin untuk hari Jumat karena banyak yang libur ya. Jadi saya agak kurang nampak tuh mahasiswa kalau buat datang ke stand nya. Mungkin agak kurang mumpuni lah kalau untuk hari Jumat. Mungkin kalau Sabtu, bisa jadi banyak,” ujar Robbi.

Untuk meningkatkan kunjungan mahasiswa, panitia melalui bidang Pubdok melakukan promosi menggunakan media sosial. Salah satu upaya yang dilakukan ialah membuat konten Reels dan Story untuk mengajak mahasiswa datang ke lapangan FDIK serta berbelanja di stan yang tersedia.

Robbi menjelaskan, panitia memiliki akun Instagram khusus untuk kegiatan tersebut, yaitu Instagram @gebyar_fdikfest2026. Konten promosi yang diunggah juga dibagikan kembali oleh sejumlah himpunan mahasiswa program studi, Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas, dan Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas.

“Untuk segi promosi, mungkin kami dari Publikasi Dokumentasi ya, kayak bikin Reels atau menyampaikan bahwa untuk mahasiswa tuh datang ke FDik gitu buat ke stand biar belanja belanja, hitung buat meramaikan juga acara Gebyar Fdik Fest ini,” jelasnya.

Terkait kondisi pelaksanaan bazar di tengah hujan, Robbi menyampaikan, sejauh pengamatannya belum ada keluhan dari peserta yang mengisi stan. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berjalan dengan lancar hingga rangkaian acara berakhir.

“Mungkin kalau saya dengar saat sekarang enggak ada keluhannya. Masih insya Allah lancar.” pungkasnya. (Fau)

Wartawan : Irfan Abib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Warisan Literasi Pendiri Suara Kampus Dihibahkan ke UIN IB Padang

Next Post

Mahasiswa Prodi BSA Presentasikan 26 Makalah pada 8th ICLLE Universitas Negeri Padang

Related Posts