Suarakampus.com– Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Suara Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang menggelar peliputan lapangan bersama calon anggota magang di Museum Adityawarman dan Pasar Raya Padang, Minggu (8/11).
Pimpinan Umum LPM Suara Kampus, Muhammad Ibrha Nefdrian mengatakan, peliputan merupakan bagian dari rangkaian Pendidikan dan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD).
“Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, sejak Jumat (6/11) hingga Minggu (8/11),” katanya.
Rian menyebut, selama PJTD peserta mendapatkan materi mengenai pengenalan LPM Suara Kampus, pers dan pers mahasiswa, dasar-dasar jurnalistik, hingga nilai berita.
“Materi ini menjadi bekal bagi peserta dalam praktik peliputan,” jelas Rian.
Praktik Peliputan Lapangan
Rian menegaskan, peliputan lapangan pada hari ketiga bertujuan agar peserta dapat menerapkan materi yang telah diperoleh selama dua hari pelatihan.
“Praktik ini menjadi bagian dari proses pembelajaran jurnalistik secara langsung,” tegasnya.
Dalam pelaksanaannya, peserta dibagi ke dua lokasi peliputan, yakni Museum Adityawarman dan Pasar Raya Padang. Rian menuturkan, peserta berangkat dari Gedung Student Center pada pukul 08.00 WIB menggunakan bus menuju lokasi masing-masing.
“Praktik peliputan berakhir pukul 12.00,,” tuturnya.
Penyusunan dan Evaluasi Berita
Setelah peliputan selesai, peserta melanjutkan kegiatan dengan menyusun berita berdasarkan bahan dan hasil wawancara yang diperoleh di lapangan.
“Tulisan kemudian diserahkan kepada pengurus LPM Suara Kampus untuk dievaluasi,” ungkapnya.
Kata Rian, terdapat beberapa aspek yang menjadi dasar penilaian terhadap hasil tulisan peserta, mulai dari nilai berita, hasil wawancara, teknik peliputan, hingga kesesuaian tulisan dengan standar penulisan jurnalistik.
“Untuk penilaian beritanya itu dinilai dari nilai berita, hasil wawancaranya, dan teknik peliputan,” pungkasnya.
Salah seorang peserta, Aspa, mengaku praktik peliputan lapangan tersebut menjadi pengalaman pertamanya dalam melakukan peliputan secara langsung.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan banyak pengalaman serta temuan baru selama proses pengumpulan informasi di lapangan.
“Banyak pengalaman dan temuan pada praktik liputan,” ungkapnya.
Aspa juga menilai materi yang diberikan selama dua hari pertama PJTD membantu dirinya dalam menjalankan praktik peliputan.
Baginya, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara langsung dan bermanfaat sebagai bekal dalam melakukan kerja jurnalistik.
“Ilmunya dapat diterapkan dengan baik dan sangat berguna,” tutupnya. (Fau)
Wartawan: Irfan Abib
Related Posts
Perempuan Harus Bisa Bersuara dan Berkarya
Suarakampus.com- Penulis Founder Muslimah Qur’anic Academy, Fitri Wulandari menilai seorang perempuan memiliki andil tersendiri baik dalam keluarga maupun…
Hari Pertama Wisuda, UIN IB Perketat Tim Keamanan
Suarakampus.com- Tangani keamanan wisudawan angkatan ke-91, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang perketat tim keamanan. Tim tersebut terdiri…