Kantin Baru Gedung Psikologi Islam Dinilai Terjangkau, Mahasiswa Beri Sejumlah Catatan

Kantin baru di Gedung Psikologi Islam UIN Imam Bonjol Padang. Sumber : Hanifah.

Suarakampus.com-Kehadiran kantin baru di Gedung Psikologi Islam mendapat beragam tanggapan dari mahasiswa dan pedagang. Selain dinilai menyediakan harga terjangkau, kantin tersebut juga menuai sejumlah catatan terkait kelengkapan menu dan kenyamanan fasilitas, Jumat (10/04).

Salah seorang pedagang, Irwan S menyebut, kantin mulai beroperasi sejak 30 Maret 2026, bertepatan dengan awal semester berjalan. “Sehingga produk yang dijual masih terbatas,” sebutnya.

Irwan juga menjelaskan, sistem operasional kantin menggunakan skema sewa lahan, kampus hanya menyediakan tempat. “Jadi hasil penjualan tidak dibagi dengan kampus,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihak kampus membatasi terhadap makanan yang mengharuskan untuk dimasak. “Alasannya ruangannya sensitif, jadi jual makanan ringan saja,” tambahnya.

Pedagang itu menyampaikan, jumlah pengunjung awal pembukaan masih sedikit, namun saat ini sudah mulai meningkat. “Terutama saat pergantian jam kuliah dan pagi hari,” sampainya.

Irwan juga mengatakan, terkait biaya sewa kisaran sekitar Rp5 juta per tahun berdasarkan informasi yang diterima. “Ini masih belum angka pasti dalam kontrak terbaru,“ katanya.

Meski demikian, Irwan mengungkapkan, masih ada kendala terutama pada kondisi ruang yang sempit dan rendah sehingga kurang nyaman saat antrean ramai. “Kalau banyak yang beli jadi agak sesak dan panas,” ungkapnya.

Selain itu, Mahasiswa program studi (Prodi) Psikologi Islam, Nahilah Amirah Yuldhan, mengaku cukup sering berbelanja di kantin tersebut, meski tidak setiap hari. “Biasanya dalam seminggu sekitar 2 kali,” ujarnya.

Nahilah menyatakan, harga dinilai masih terjangkau dibandingkan kantin luar kampus. “Mungkin sekitar Rp500 lebih mahal, tapi masih wajar,” katanya.

Ia menilai, kelengkapan kantin masih bisa ditingkatkan, terutama dengan menambah pilihan makanan sehat seperti buah-buahan. “Supaya bisa jadi pilihan sarapan yang sehat bagi mahasiswa,” ungkapnya.

Mahasiswa ini berharap, kedepannya kantin memiliki ruang yang lebih luas dan variasi makanan yang lebih lengkap. “Agar mahasiswa merasa lebih nyaman dalam memilih makanan,” harapnya. (Raf)

Wartawan: Aisyah Nurlaili Arinda (Mg), Randhi Vahrozi Hutabarat (Mg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Rektor UIN IB Padang Resmi Buka PKMU 2026

Next Post

KSR PMI UIN IB Kerahkan 10 Personel dalam PKMU 2026

Related Posts