Tahap Sanggah Dibuka, Mona Sisca Dorong Badan Publik Manfaatkan Kesempatan E-Monev

Monitoring dan Evaluasi (MONEV) kl sumbar ( sumber : Elsa Mayora/suarakampus.com)

Suarakampus.com – Komisi Informasi (KI) Sumatera Barat kembali menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) keterbukaan informasi publik tahun 2025, Rabu (10/09).

Ketua Monev KI Sumbar, Mona Sisca, menyampaikan bahwa lembaga tersebut sesuai Undang-Undang memiliki kewenangan untuk menerima dan memutuskan sengketa informasi. “Monev tahun ini kami buat dengan pola baru. Semua badan publik diberi kesempatan memperbaiki layanan informasi agar lebih transparan dan akuntabel,” ujar Mona.

Adapun tahapan Monev KI Sumbar 2025 meliputi launching monev, bimbingan teknis, pengisian kuesioner, verifikasi tahap satu, masa sanggah, verifikasi tahap dua, presentasi, visitasi, hingga penganugerahan keterbukaan informasi publik.

Mona menjelaskan, salah satu tujuan penting dari tahapan masa sanggah adalah untuk memaksimalkan nilai kuesioner yang bobotnya mencapai 70 persen dari total penilaian. Selain itu, KI menargetkan minimal 30 persen badan publik di Sumbar dapat meraih predikat informatif. “Kalau target 30 persen terpenuhi, artinya badan publik di Sumbar sudah semakin paham bagaimana standar pelayanan informasi yang baik,” ungkapnya.

Pasca masa sanggah, KI Sumbar akan melakukan verifikasi tahap dua selama lima hari kerja pada 15–19 September 2025. Selanjutnya, badan publik yang masuk 10 besar dengan nilai tertinggi atau di atas 70 akan mengikuti tahap presentasi. Tiga besar dari setiap kategori kemudian akan divisitasi sebelum akhirnya diumumkan pada ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik akhir Oktober mendatang.

Tercatat sebanyak 426 badan publik ikut serta pada Monev tahun ini terbagi dalam 11 kategori, di antaranya Bumnag, Yudikatif, Vertikal, Bawaslu Provinsi, dan KPU Provinsi.

Mona mengatakan, sejak dimulainya masa sanggah, antusias dan responsif badan publik cukup tinggi. Terlihat dari beberapa yang berkonsultasi langsung dengan PIC masing-masing kategori monev di kantor KI Sumbar Regional food delivery.

“Hal menyiratkan semangat informatif dan peningkatan standar kualitas pelayanan. Semoga harapan 30% badan publik informatif di Sumbar tahun ini bisa terwujud” tutup Mona Sisca. (red)

wartawa: Elsa Mayora

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Pelatihan Nasional Public Speaking Tingkatkan Kepercayaan Diri

Next Post

Masjid Kampus III UIN Imam Bonjol Padang Tampak Masih dalam Proses Pembangunan

Related Posts