Kisah Nyai Ageng Serang Ditampilkan di Seiba Festival 2026

Tari andira UIN Saizu. Sumber : Zaza

Suarakampus.com– UIN Saizu Purwokerto tampilkan Tari Andira pada Seiba International Festival 2026 di Kampus III UIN Imam Bonjol Padang. Tarian khas Semarang itu mengisahkan perjuangan Nyai Ageng Serang saat memimpin perang gerilya melawan penjajah, Rabu (08/07).

Dosen Seni UIN Saizu Purwokerto, Fajri Sinaga mengatakan penampilan tersebut telah dipersiapkan jauh sebelum keberangkatan ke Padang. Ia menyebut para penari merupakan mahasiswa yang lolos seleksi melalui Pekan Seni dan Olahraga Mahasiswa (PESOMA).

“Persiapannya sudah lama karena sebelumnya kami mengadakan PESOMA untuk menjaring mahasiswa berprestasi. Dari sana dipilih beberapa mahasiswa yang menjadi perwakilan UIN Saizu Purwokerto di Seiba,” ungkapnya.

Ia menyebut, rombongan UIN Saizu Purwokerto berjumlah lebih dari 40 orang yang terdiri atas mahasiswa dan dosen. Seluruh peserta berangkat dari Jakarta menuju Padang menggunakan pesawat.

Ia berharap, usaha yang dilakukan membuah hasil. “Semoga mendapatkan yang terbaik,” tutupnya.

Salah seorang penari, Alin menjelaskan, tark Andira mengangkat kisah perjuangan Nyai Ageng Serang dalam perang gerilya. Kisah tersebut diperkuat melalui penggunaan sejumlah properti yang memiliki makna simbolis.

“Daun lumbung menggambarkan tempat persembunyian agar tidak diketahui musuh, sedangkan tombak dan keris merupakan senjata yang digunakan Nyai Ageng Serang saat berperang,” jelasnya.

Alin mengatakan, tim sengaja memilih tari Andira untuk memperkenalkan kekayaan budaya dari daerah lain di Jawa Tengah. ,

“Tahun ini kami ingin memperkenalkan tarian dari Semarang,” katanya.

Ia menuturkan, persiapan penampilan dilakukan selama sekitar dua bulan. Intensitas latihan ditingkatkan pada dua pekan terakhir agar penampilan di atas panggung semakin maksimal.

Gerak tari yang ditampilkan merupakan tari pakem sehingga tidak mengalami perubahan koreografi. Melalui tarian tersebut, tim ingin menyampaikan sosok Nyai Ageng Serang sebagai perempuan yang kuat, tangguh, dan berani memperjuangkan bangsanya.

“Kami berharap bisa memberikan hasil terbaik atas kerja keras selama latihan dan meraih predikat Gold maupun Platinum,” tutupnya. (Fau)

Wartawan : Zahra Mustika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Suasana Meriah SEIBA Internasional UIN Imam Bonjol Padang

Next Post

Lewat Tari Piriang Nan Tigo, UIN Mahmud Yunus Batusangkar Kenalkan Budaya Tanah Datar

Related Posts