Pelatihan Soft Skill Sertifikasi BNSP FUSA Hadirkan Tiga Narasumber Kompeten

Dokumentasi acara pembukaan Kegiatan Pelatihan BNSP FUSA di Ruang J13 Labor Komputer UIN IB. Sumber : Dokumentasi Pribadi Panitia

Suarakampus.com – Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) gelar Pelatihan Soft Skill Sertifikasi BNSP bertema “Membekali Diri dengan Keterampilan Masa Depan,Raih Sertifikasi Profesi, Siap Bersaing di Era Global” di Labor Komputer Gedung J UIN Imam Bonjol Padang, Minggu (31/05). Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari hingga 3 Juni 2026.

Pembukaan dimulai pukul 08.55 WIB dengan Hafizhah Lutfiah Azzahra sebagai pembawa acara. Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian kata sambutan oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaaan dan Kerjasama, Kemudian sambutan oleh salah satu Instruktur dan diakhiri dengan pembacaan doa oleh Khairul Fuadi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama FUSA, Ilhamni, Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag) fakultas, panitia pelaksana, instruktur, serta mahasiswa peserta pelatihan.

Adapun narasumber yang hadir yakni:
1. Indri Sulistianingsih sebagai Instruktur Konten Kreator dan asesor BNSP sejak 2021,
2. Suherman sebagai Instruktur Video Editing,
3. Rahmad Budi Utomo sebagai Instruktur Desain Grafis.

Wakil Dekan FUSA, Ilhamni secara resmi membuka kegiatan pelatihan. Ia berharap kemampuan digital yang diperoleh peserta dapat menjadi keterampilan yang bermanfaat dan bernilai produktif.
“Semoga materi tentang keahlian digital ini dapat menambah kemampuan mahasiswa, termasuk membuka peluang pendapatan melalui pekerjaan digital seperti freelance maupun kebutuhan desain organisasi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan peserta untuk mengikuti seluruh sesi dengan serius karena sertifikat hasil uji kompetensi dapat menjadi nilai tambah saat memasuki dunia kerja.

Salah satu instruktur, Rahmad Budi Utomo memaparkan, peserta akan mengikuti uji kompetensi sesuai standar Kementerian Ketenagakerjaan dan berpeluang memperoleh sertifikat profesi BNSP yang diakui secara nasional dan ASEAN.
“Dalam kegiatan nanti, peserta harus ktif bertanya agar memperoleh hasil yang maksimal,” paparnya saat memberi sambutan. (rar)

Wartawan : Haida Putri Lubis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Pendidikan Islam Sakit Bukan Karena Oknum

Related Posts