Suarakampus.com – Rektor dan Wakil Rektor UIN Imam Bonjol Padang menekankan perbedaan kehidupan sekolah dan perguruan tinggi kepada Pandeka 2026 dalam pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), Rabu (19/8).
Pernyataan awal disampaikan oleh Nurus Sholihin dalam sambutannya di hadapan 1.092 mahasiswa baru FTK yang mengikuti pembukaan PBAK di Gedung Serbaguna (GSG).
Dalam sambutannya, Wakil Rektor (WR I) UIN Imam Bonjol Padang memperkenalkan jajaran dosen yang hadir di hadapan mahasiswa baru. Ia kemudian menyampaikan gambaran perjalanan mahasiswa selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi.
“Ini rumah kedua kalian,” ujar Nurus Sholihin kepada mahasiswa baru.
Ia mengujarkan keberadaan mahasiswa di kampus menjadi bagian dari perjalanan untuk mewujudkan cita-cita.
“Rumah ini akan mengantarkan mahasiswa menuju rumah ketiga dalam perjalanan mencapai mimpi,” ujarnya.
Nurus Sholihin kemudian secara resmi membuka pelaksanaan PBAK FTK dengan mengucapkan basmalah.
Setelah pembukaan selesai, kegiatan dilanjutkan oleh moderator. Dalam sesi berikutnya, Rektor UIN Imam Bonjol Padang turut memberikan arahan kepada mahasiswa baru melalui sambungan jaringan dengan lokasi kegiatan.
Rektor menyampaikan, kehidupan sebagai mahasiswa memiliki perbedaan dengan masa sekolah menengah.
“Mahasiswa tidak lagi berada dalam pola pendidikan seperti saat masih mengenakan seragam putih abu-abu,” sampainya.
Ia menekankan, mahasiswa penting memahami perubahan tanggung jawab.
“Saat memasuki perguruan tinggi, mahasiswa harus bisa lebih mandiri dalam menjalankan tugas dan proses akademik,” pesannya. (rar)
Wartawan : Nur Hanifah (Mg)