Siti Saadah Capai Mimpi di Tengah Keterbatasan

Sumber : dokumentasi pribadi narasumber

Suarakampus.com – Berasal dari keluarga sederhana dan sempat ragu melanjutkan pendidikan, Siti Saadah dinobatkan sebagai lulusan terbaik pada wisuda-96 UIN IB. Capaian tersebut diraihnya melalui semangat belajar, doa, serta dukungan keluarga dan orang-orang yang membantunya, Rabu (29/07).

Siti mengaku tidak menduga akan menyandang predikat lulusan terbaik.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur dan terharu karena tidak menyangka bisa mendapatkan predikat lulusan terbaik,” ujarnya.

Menurutnya, ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi.

“Predikat ini menjadi bentuk rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada orang tua dan semua yang telah membantu saya,” katanya.

Ia menceritakan, dirinya merupakan anak rantauan asal Cianjur, Jawa Barat, yang sempat ragu bisa melanjutkan pendidikan karena kondisi ekonomi keluarga. Tetapi bantuan dari orang-orang baik menjadi motivasi untuk membuktikan kepercayaan yang diberikan.

“Saya ingin menunjukkan bahwa bantuan yang diberikan kepada saya tidak akan sia-sia,” ungkapnya.

Selama pendidikan, keterbatasan ekonomi dan adaptasi menjadi tantangan bagi Sa’adah.

“Saya membutuhkan waktu untuk beradaptasi, tetapi dukungan teman membuat saya mampu melewati semuanya,” tuturnya.

Selain aktif mengikuti perkuliahan, Sa’adah juga bergabung di Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP), Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas, serta UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) Shorinji Kempo.

“Pengalaman di luar kelas mengajarkan saya tentang tanggung jawab, kerja sama, dan manajemen waktu,” jelasnya.

Siti mengatakan pernah meraih juara III ganda putri pada kejuaraan Shorinji Kempo tingkat universitas sebagai salah satu prestasi nonakademiknya.

“Prestasi itu menjadi pengalaman berharga yang menambah semangat saya untuk terus berkembang,” ucapnya.

Dalam membagi waktu, Wisudawan FDIK ini, berusaha mengerjakan lebih awal dan tetap menjaga kesehatan, agar semua aktivitas dapat berjalan dengan baik.

Ia berharap dapat mengamalkan ilmu yang telah diperoleh, melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, serta membahagiakan kedua orang tua dan semua pihak yang telah membantunya. (raf)

Wartawan: Zahra Zaqhira Pilli (Mg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Nursaniati, Lulusan Terbaik Matematika UIN IB

Next Post

Sofi Asri Tutup Kuliah dengan Predikat Bintang Aktivis Kampus

Related Posts