Suarakampus.com- Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol terpilih sebagai lokasi pelaksanaan Pekan Olahraga Kota (Porkota) Padang cabang olahraga tarung derajat. Kegiatan tersebut diikuti 52 peserta dan berlangsung di Aula Mansur Dt. Nagari Basa, Kamis (16/12).
Kejuaraan tersebut terdiri dari 17 kategori pertandingan di antaranya tarung putra delapan kelas, tarung putri empat kelas, seni gerak putri dua nomor dan seni gerak putra dua nomor.
Selaku Ketua Pelaksana, David Junaidi menyebutkan pada cabang kejuaraan tarung derajat ada delapan perwakilan kecamatan se-Kota Padang. “Di antaranya Padang Utara, Koto Tangah, Kuranji, Padang Barat, Padang Selatan Pauh, Lubuak Kilangan, dan Padang Timur,” sebutnya pada saat Technical Meeting, Kamis (16/12).
David menjelaskan bahwa peraturan dalam ilmu bela diri dengan tarung derajat miliki karakteristik sendiri mulai dari teknik sampai tendangan yang dibolehkan. “Tarung derajat hanya membolehkan pukulan mengayun, dengan teknik double cepat, lingkar dalam dan lingkar luar,” terangnya.
“Untuk tendangan tidak dibolehkan tendangan lurus. Lebih kepada tendangan lingkar dalam, kait, samping dan belakang,” sambungnya.
Kemudian, selaku Dokter Umum Puskesmas Bungus, Yuli Rilda mengatakan akan ada pemeriksaan kesehatan untuk peserta yang akan melakukan pertandingan. “Seperti cek tekanan darah, nadi, suhu serta pemeriksaan penyakit bawaan,” katanya.
Menurut Yuli ada poin utama yang patokan catatan kelulusan para atlet dalam menjalani tes kesehatan. “Yang paling diutamakan keadaan umum riwayat cidera sebelumnya, jika belum tuntas maka tidak layak untuk dilanjutkan,” ujarnya.
Menurut keterangan Yuli, tekanan dari memiliki pengaruh yang besar untuk keberlangsungan pertandingan. “Ada satu orang yang mengalami tekanan darah di atas 140 hal itu juga diakibatkan oleh rasa cemas,” ucapnya.
“Semoga tekanan darahnya bisa turun dan dapat melanjutkan pertandingan,” harapnya. (gfr)
Wartawan: Muhammad Iqbal