SuaraKampus.com — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bengkel Kata resmi memulai rangkaian Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Anggota Baru 2025. Mengangkat tema Dialektika Kritis dan Kolaborasi Integratif Peneliti Muda: Merangkai Resiliensi Keilmuan Menghadapi Arus Disrupsi, kegiatan ini menjadi fase krusial dalam proses penerimaan anggota baru. Senin (04/11)
Ketua Umum UKM Bengkel Kata, Febrian Hidayat menjelaskan bahwa, Diklat ini bertujuan membekali anggota baru dengan modal dasar kepenulisan. “Proses seleksi telah dilalui mulai pendaftaran dan wawancara, kini dilanjutkan dengan pelatihan intensif selama satu bulan”, jelasnya.
Ketua Panitia, Habib Widaad menyatakan, diklat kali ini dikembangkan menjadi tiga sesi: satu sesi artikel populer dan dua sesi nya artikel ilmiah. “Setiap sesi perkembangan peserta akan terus kami monitor,” ujarnya.
Febrian Hidayat juga menambahkan, metode pelatihan dirancang berbeda setiap minggunya untuk memastikan fokus dan praktik langsung. “Tujuannya agar anggota baru memiliki waktu cukup untuk menyelesaikan penugasan”, tambahnya.
Meskipun proses berjalan sesuai rencana, panitia menghadapi tantangan berupa kelas yang digunakan tidak lagi efesien, sehingga adanya rencana mengganti ruangan. “Kelas terlalu penuh untuk peserta sebanyak 47 orang ditambah panitia dan pengurus, paparnya.
Terakhir ia menyampaikan harapan besar bagi generasi penerus, supaya ilmu ini menjadi modal utama anggota baru untuk berkarya akademik dan menjadi penerus yang membawa UKM Bengkel Kata menuju kemajuan. (asr)
Wartawan: Latifah Rabbabiah