Warga Temukan Mayat di Pemandian Sungai Bangek

Tim Sar lakukan evakuasi mayat yang ditemukan warga Sungai Bangek. Sumber : Dokumentasi Sar

Suarakampus.com – Warga menemukan mayat di wilayah Sungai Bangek, Kota Padang, Sumatera Barat, sekitar pukul 14.30 WIB. Kondisi mayat sudah terurai dan belum teridentifikasi, Minggu (30/8).

Berdasarkan rilis Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, penemuan mayat  dilaporkan warga Sungai Bangek kepada Polsek Koto Tangah. Selanjutnya, Polsek Koto Tangah menghubungi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang untuk meminta bantuan evakuasi.

Tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang berangkat menuju lokasi pada pukul 15.15 WIB dengan enam personel.

Pada pukul 15.52 WIB, tim rescue tiba di posko dan berkoordinasi dengan unsur SAR yang terlibat. Tim SAR gabungan kemudian melanjutkan perjalanan darat menuju lokasi penemuan mayat.

Pukul 16.20 WIB, tim tiba di lokasi penemuan mayat dan langsung melakukan evakuasi menuju posko. Kemudian, pukul 18.00 WIB, mayat dibawa ke RS Bhayangkara menggunakan ambulans.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang Abdul Malik melalui laporan tertulis menyebutkan data korban belum teridentifikasi.

Sebanyak 80 orang terlibat dalam proses evakuasi. Unsur tersebut terdiri dari enam personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, satu personel TNI, 20 personel Polri, delapan personel BPBD Kota Padang, lima personel PMI, satu personel Ambulans Rumah Zakat dan 40 masyarakat.

Warga Gempar

Salah seorang warga, Ardi mengatakan, penemuan mayat membuat warga gempar sekaligus takut.

“Kami menemukan jasad manusia tergeletak tanpa nyawa dengan beberapa potong tubuh yang belum ditemukan,” katanya.

Sementara itu, warga lainnya, Andra menyebutkan, belum ada kejelasan mengenai identitas dan asal mayat. Informasi mengenai korban akan diketahui setelah dilakukan autopsi oleh pihak berwajib.

Ia berharap warga tetap tenang dan tidak panik sebab penemuan mayat.

“Warga harus tenang dengan penemuan mayat ini, dan semoga tidak mengganggu aktivitas harian warga sebab rasa takut,” pungkasnya.

Operasi SAR kemudian diusulkan ditutup setelah dilakukan debriefing pada pukul 18.10 WIB. (rar)

Wartawan : Irfannov Zacky Aji (Mg), Siti Nur Aisyah (Mg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Demonstrasi UIN IB Berakhir Tanpa Jawaban Kajati

Next Post

Lahan Samping Student Center UIN IB Diratakan untuk Proyek Mini Soccer

Related Posts