Suarakampus.com- Prosesi wisuda hari keempat sekaligus hari terakhir, UIN IB Padang resmi luluskan 464 wisudawan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung J Academica Center dan Multipurpose, Kamis, (30/10).
Merujuk data yang didapatkan oleh tim suarakampus.com, wisuda hari keempat diikuti oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dengan jumlah 322, dan dari Fakultas Adab dan Humaniora 142.
Kepala Akademik dan Kemahasiswaan, Afrita Yessi menyebutkan nama-nama wisudawan wisudawati terbaik serta penerima Bintang Aktivis kampus dari berbagai Program Studi, diantaranya:
1. Dealif Al Saddam – Ekonomi Syariah – IPK 3.84 -Terbaik Prodi
2. Renaldo Yondra Febriansyah – Bahasa dan Sastra Arab – IPK 3.65 – Aktivis Kampus
3. Ahmad Aldo – Ekonomi Syariah – IPK 3.63 – Aktivis Kampus
4. Siti Nabila Rohima – Bahasa dan Sastra Arab – IPK 3.90 – Terbaik Prodi
5. Nurul Izzah Husni – Sejarah Peradaban Islam – IPK 3.96 – Terbaik Prodi
6. Khalimah – Ilmu Perpustakaan – IPK 3.72 – Terbaik Prodi
7. Zahratul Jamilah – Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam – IPK 3.89 – Terbaik Prodi
8. Yeni Novita – Manajemen Bisnis Syariah – IPK 3.90 – Terbaik Prodi
9. Mutiara Indah Kharisma – Akuntansi Syariah – 3.92 – Terbaik Prodi
10. Shalsabilla Azril – Perbankan Syariah – 3.92 – Terbaik Prodi
11. Alvi Syahrin – Sejarah Peradapan Islam – 3.77 – Aktivis Kampus
12. Sri Fatimah – Perbankan Syariah – 3.71 – Aktivis Kampus
Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Martin Kustati, menyampaikan tema wisuda tahun ke- 94 adalah “Menjadi imam yang berguna dan bermatabat”. Martin menceritakan hari ini, ia mengibaratkan melihat ratusan lebah- lebah hebat di hadapannya. “UIN IB ini adalah sarang lebah besar dan saudara sekalian lebah yang telah bekerja tanpa lelah”, katanya.
Ia mengungkapkan, kesederhaan tidak lahir dari kemudahan. “Akan tetapi lahir dari kekuatan yang bertentangan dan cita-cita serta harapan dan kesulitan.”ucapnya.
Selanjutnya, rektor menyampaikan, para wisudawan bisa terbang dari satu bunga ilmu ke bunga ilmu yang lain. “Mengumpulkan sari ilmu pengetahuan dan akan menyaksikan ananda akan terbang dari sarang ini membawa madu, ijazah dan gelar yang melekat pada saudara/i,” paparnya.
Ia juga mengatakan, inilah perenungan kita, hutang kepada orang tua adalah hutang budi sampai mati. Banyak orang berkata selamat datang di dunia nyata, kampus ini adalah dunia nyata, yang berbeda bukan dunianya tapi status saudara. “Selama ini saudara adalah mahasiswa, mendapatkan hak istimewa di kampus ini semua sistem mendukung dari kami baik dari dosen maupun negara,” jelasnya.
“Selama ini saudara adalah mahasiswa, mendapatkan hak istimewa di kampus ini semua sistem mendukung dari kami baik dari dosen maupun negara, besok hak istimewa itu sudah berakhir, status saudara sudah berubah menjadi sarjana dan ada tanggung jawab,” ungkapnya.
Ia berharap, para wisudawan bisa terbangkan impian dan jelajahi dunia, bawalah mandat tertinggi dari almamater tercinta UIN IB padang. Jadi insan yang berimbang dan berdaulat, “berimbang dalam meniti hidup, berdaulat dalam pikiran dan tindakan dan jadilah cendikia yang mencipta” harapnya. (red)
Wartawan : Elsa Mayora