Suarakampus.com- Fakultas Syariah (FS) UIN Imam Bonjol Padang gelar Studium General di Gedung J Kampus lll, Senin (11/12). Tema kuliah umum tersebut Pancasila dan Konstitusi untuk Masa Depan Hukum di Indonesia.
Rektor UIN IB Padang, Martin Kustati merasa syukur atas terselenggaranya kuliah umum itu karena penting untuk mengkaji tentang konstitusi di negara ini. “Apalagi tahun depan kita akan memasuki tahun politik,” tegasnya.
Kemudian, ia mengatakam pancasila tidak sekedar dokumen kenegaraan melainkan hadir sebagai ideologi. “Merawat ideologi menjadi dasar nilai-nilai universal sebagai pemimpin yang akan datang,” ucapnya.
Lanjutnya, mahasiswa harus memperbanyak ruang akademik agar bebas untuk ekspresi, Ia mengajak para mahasiswa untuk mencatat semua isu yang ada zaman ini. “Sehingga kita dapat mengembangkan wawasan dan mendapatkan pengalaman,” katanya.
Sementara itu, Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Abrar menyampaikan permohonan maaf dari dekan (FS) Ikhwan, karena tidak dapat membuka acara kuliah umum itu. “Dekan sedang mengikuti kegiatan MTQ di Solok Selatan,” ucapnya.
Lanjutnya, ia mengatakan, tema kuliah umum tersebut Pancasila dan konstitusi untuk masa depan hukum di Indonesia yang sangat menarik. “Karena pancasila dalam 5 pilarnya sangat relevan dengan agama Islam,” katanya.
Lanjutnya, gagasan 45 juga dipelopori oleh tokoh-tokoh dari Minangkabau seperti Bung Hatta dan masih banyak lagi. “Mudah-mudahan ini pertemuan yang baik untuk kita semua terutama untuk mahasiswa FS ,” tutupnya. (hrd)
Wartawan:Januarica Amora Putri