Dua Mahasiswa UIN IB Ikuti Program Indonesian Youth Excursion Network di Malaysia

Sumber Rifky

Suarakampus.com – Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Fakultas Syariah UIN Imam Bonjol Padang, Rifky Al-Faiz dan Dinda Sofia turut mewakili Indonesia dalam acara Youth Excursion Network . Kegiatan tersebut berlangsung pada 23-26 April 2024 di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (24/4).

Selaku mahasiswa Program Studi (Prodi) Hukum Keluarga (HK), Dinda Sofia mengatakan, ia telah mempersiapkan diri dari dua bulan sebelum mengikuti acara Indonesian Youth Excursion Network dari menyiapkan paspor, mencari sponsor dan mempersiapkan mental. “Awalnya saya ragu untuk pergi, karena semuanya bayar sendiri dari paspor, tiket pesawat dan 2,9 juta untuk agen acara ini,” ungkapnya.

Lanjutnya, sebagai utusan ia ingin memberikan ilmu dan pengalamannya kepada Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) yang akan dilaksanakan pada Bulan September atau Oktober mendatang. “Semoga saya bisa membawa ilmu dan pengalaman berharga yang ada disini sehingga dapat sedikit memberikan motivasi kepada teman-teman yang lain,” ujarnya.

Sehubungan dengan ini, mahasiswa Prodi Hukum Ekonomi Syariah (HES), Rifky Al-Faiz mengungkapkan adanya persiapan yang sudah dilakukan dari Bulan Februari awal dibuka pendaftaran. “Mengumpulkan berkas, menyiapkan materi serta soal yang diberikan,” sebutnya.

Rifky juga menyampaikan, setelah keluar pengumuman seleksi tersebut dilanjutkan dengan persiapan untuk keberangkatan. “Pengurusan paspor, tiket pesawat, serta kelengkapan surat-surat,” sampainya.

Ia menuturkan ada dua orang delegasi yang terpilih dalam program ini, yang merupakan utusan langsung dari universitas “Keluarnya SK dari Rektor dan Dekan fakultas,” tuturnya.

Lanjutnya, Rifky mengungkapkan target yang akan dicapai selama mengikuti program ini. “Dapat relasi ilmu, suatu pengalaman berharga skala internasional dari para delegasi yang bisa diimplementasikan dilingkungan sendiri dan kampus,” sebutnya.

Rifky menjelaskan, banyak keuntungan yang diperoleh dari kegiatan ini. “Adanya keseruan yang dibangun untuk projek yang ingin diaplikasikan untuk mahasiswa dan kalangan umum,
menambah koneksi dengan delegasi lainnya yang disatukan dalam satu forum,” jelasnya.

Terakhir, Ia berharap agar mahasiswa tidak harus menunggu dibiayai dari kampus untuk mencoba hal baru. “Tetap semangat, giat, bersungguh-sungguh dalam mencari informasi, serta beranilah keluar dari zona nyaman untuk memulai suatu hal luar biasa,” tutupnya. (rhm)

Wartawan: Chintia Agustin (Mg) Devita Rahma (Mg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Pro-kontra Hasil Putusan MK, Kawula Muda Mari Bersiap Menghadapi Pilkada

Next Post
Sumber Abdul

Begini Tanggapan Pakar Hukum Tata Negara UIN IB Terkait Dissenting Opinion

Related Posts