Mahasiswa UIN IB Terkendala Bayar UKT Jelang H-1 Penutupan Pembayaran

Rektorat UIN Imam Bonjol Padang (Sumber: Suarakampus.com)

Suarakampus.com– Sejumlah mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang mengeluhkan belum adanya informasi perpanjangan tenggat pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang jatuh tempo pada 14 Februari 2025. Mereka menyatakan bahwa kondisi finansial keluarga menjadi kendala utama dalam memenuhi kewajiban akademik tersebut, Kamis (13/02).

Mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora, Nur Hafizah, mengalami kesulitan membayar UKT karena gaji orang tuanya belum cair. “Selain itu, ada kakak saya juga yang sedang berkuliah, jadi beban biaya semakin berat,” ujarnya.

Ia mengaku telah berupaya mengumpulkan dana dari berbagai sumber, tetapi jumlahnya masih belum mencukupi. “Saya sudah berusaha, tapi uang yang terkumpul belum cukup,” katanya.

Jika tidak ada kebijakan perpanjangan, Hafizah mempertimbangkan untuk mencari pinjaman guna melunasi UKT. “Sepertinya saya harus mencari pinjaman jika tidak ada kebijakan perpanjangan,” tuturnya.

Senada dengan Hafizah, Ica, mahasiswa Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial, juga mengalami kesulitan membayar UKT karena kondisi ekonomi keluarganya sedang tidak stabil. “Saya tetap kesulitan dan harus mencari cara lain untuk membayarnya,” ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa dirinya telah berupaya mencari pekerjaan paruh waktu untuk membantu biaya kuliah, tetapi belum menemukan yang sesuai. “Saya mencari part-time, tapi belum ada yang cocok,” jelasnya.

Jika tidak ada perpanjangan, Ica menyatakan bahwa dirinya terancam tidak bisa membayar UKT tepat waktu. “Mungkin saya tidak lanjut di semester ini, jika tidak ada solusi,” ujarnya.

Sementara itu, Winandar, mahasiswa Fakultas Tarbiyah, mengatakan bahwa dana yang ia miliki masih dialokasikan untuk kebutuhan lain. “Saya harus mengatur keuangan agar bisa membayar UKT tepat waktu,” ungkapnya.

Ia berharap pihak kampus dapat memberikan kebijakan untuk perpanjangan terkait pembayaran UKT bagi mahasiswa yang mengalami kendala keuangan. “Saya berharap ada solusi yang lebih baik bagi mahasiswa,” tuturnya. (asr)

Wartawan : Verlandi

1 comment
  1. Saya andre dari fakultas febi mengalami kendala dalam pembayaran ukt ,mohon kepada bapak/ibu untuk memperpanjang pembayaran ukt nya ,karna gaji orang tua saya belum cair, dan kalau tidak ada perpanjangan mungkin saya tidak bisa lagi mengikuti perkuliahan di semester 2 ,mohon dipertimbangkan lagi kepada bapak / ibu .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Rapat Perdana Ormawa FDIK Matangkan Pelantikan Akbar

Next Post

Dede Prayudi: Efisiensi Anggaran untuk Kesejahteraan Rakyat, Bukan Bayar Utang

Related Posts