Menuju Padang Kota Toleran, Pelita Padang Gelar Workshop KBB untuk Anak Muda

Sesi Foto Bersama Anak Muda Lintas Iman Di Tuger Camp Lubuk Minturun Kota Padang (Sumber : Pelita Padang)

Suarakampus.com- Pelita Padang berikan pendidikan advokasi Keberagaman Beragama dan Berkepercayaan (KBB) kepada 21 anak muda. Kegiatan tersebut digelar tiga hari, dari Jumat hingga Minggu (04-06) Agustus di Tiger Camp, Lubuk Minturun, Koto Tangah, Kota Padang.

Ketua Pelita Padang, Angelique Maria Cuaca mengatakan, workshop ini diikuti oleh 21 orang kalangan anak muda yang berasal dari lintas iman dan budaya. Kegiatan ini berjudul “Advokasi Keberagaman Beragama dan Berkepercayaan untuk Orang Muda di Kota Padang”.

“Kita memilih orang muda, karena mereka terbuka dan punya niat belajar soal isu keberagaman agama dan kepercayaan,” kata perempuan yang akrab disapa Like itu, (07/08).

Like menuturkan, workshop ini merupakan salah satu upaya Pelita Padang untuk membangun Kota Padang menjadi rumah yang nyaman untuk semua kalangan. Kegiatan ini berangkat dari perenungan atas predikat Kota Padang yang berturut-turut menempati posisi sepuluh besar terendah pada Indeks kota Toleran SETARA Institute.

“Advokasi di lapangan, bukanlah persoalan yang mudah. Kita perlu mempersiapkan kapabilitas yang baik,” ungkapnya.

“Lebih banyak anak muda yang peduli dengan isu-isu KBB untuk tahap ke depannya,” harapnya.

Salah satu peserta, Labora Silaban, menurutnya sejak dulu penduduk Kota Padang sudah beragam, terdiri dari berbagai agama dan budaya. “Mari kita berjuang bersama melawan diskriminasi, karena setiap kita setara dan semartabat, punya hak yang sama sebagai warga Indonesia,” kata mahasiswi Universitas Andalas (Unand) itu.

Sementara itu, Mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP), Adityawarman mengatakan, ia banyak belajar tentang keragaman setelah mengikuti workshop ini. Ia sebelumnya cukup tabu soal isu itu.

“Selama ini saya hidup dan besar di lingkungan yang homogen. kegiatan ini tidak terhenti di sini saja dan ada kelanjutannya sebagai wujud gerak bersama,” tutupnya. (red)

Wartawan: Fajar Hadiansyah

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Ustaz Adi Hidayat: Masjid Pilar Utama Dalam Pembangunan Masyarakat

Next Post

Kasandra Putranto: Pemaksaan Jilbab Sebagai Seragam Sekolah Dinilai Langgar HAM

Related Posts
Total
0
Share
410 Gone

410 Gone


openresty