Suarakampus.com– Tanggapi keluhan mengenai pemadaman listrik di lingkup kampus II Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN IB) Padang, Wakil Rektor (WR) Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan menyebut kampus tengah menyiapkan solusi. Lukmanul Hakim menyebut, travo akan diganti setelah berkoordinasi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN), Selasa (28/04).
Lukmanul Hakim menjelaskan, setelah mendengar keluhan mahasiswa dan dosen mengenai pemadaman listrik, pihaknya langsung bergerak. “Tentu pemadaman listrik menjadi perhatian serius,” jelasnya.
WR II ini menyampaikan, setelah kabar terdengar, pihak kampus menerima Rencana Anggaran Biaya (RAB) penggantian trafo berkapasitas 630 KVA dan 800 KVA dari PT. Hidayat Sumber Energi M&E Contractor. “RAB tersebut menjadi bagian dari upaya solusi yang kami siapkan,” sampainya.
Pimpinan Kampus ini menambahkan, pihak kampus telah melakukan pertemuan dengan PLN di Hotel dan Convention Center Universitas Negeri Padang (UNP). “Kami meminta telaah atau kajian dari PLN,” ungkapnya.
Menurutnya, hasil telaah dari PLN menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan. “Kajian dari PLN dijadikan acuan dalam proses penanganan,” imbuhnya .
Lukman Hakim menyebutkan, pihak kampus menggelar rapat bersama:
1. Kepala Bagian Umum (Kabag Umum),
2. Kepala Subbagian Barang Milik Negara (Kasubag BMN),
3. Kepala Subtim Perencanaan (Kasubtim Perencanaan)
4. Pejabat Pembuat Komitmen Badan Layanan Umum (PPK BLU),
5. Serta Pejabat Pengadaan
“Kami memutuskan untuk memasukkan penambahan daya dan penggantian trafo dalam revisi anggaran BLU berikutnya,” sebutnya.
Ia menerangkan, PLN memberikan simulasi biaya untuk rencana kenaikan daya listrik hingga 555 KVA dan 690 KVA. “Simulasi ini menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kapasitas daya yang akan ditambah,” ujarnya.
Selanjutnya, ia mengatakan Kepala Bagian Umum (Kabag Umum) telah menyusun telaah staf dan mengusulkan penambahan daya serta penggantian trafo kepada Rektor melalui aplikasi Mande. “Usulan tersebut sudah disampaikan melalui sistem administrasi yang berlaku,” jelasnya.
Lukman Hakim menuturkan sebagai langkah sementara, pihak kampus melakukan pemadaman listrik pada bagian tertentu. “Langkah ini diambil untuk mengurangi frekuensi gangguan listrik,” katanya.
Mengakhiri jawaban, ia menyebut, penyediaan genset juga dilakukan. “Genset disiapkan untuk memastikan akses internet dan server tetap stabil,” pungkasnya. (Fau)
Wartawan: Zahra Mustika
WR II Rencanakan Penggantian Trafo Sebagai Upaya Penanganan Sistem Kelistrikan