Suarakampus.com– Perpustakaan UIN Imam Bonjol Padang kembali beroperasi setelah mengalami pembaruan untuk meningkatkan kenyamanan mahasiswa. Kepala UPT Perpustakaan, Resty Jayanti Fakhlina mengatakan, perpustakaan pusat mulai beroperasi pada 3 Maret 2025, Kamis (28/02).
Resty menyampaikan, konsep baru perpustakaan mengusung industrial style agar lebih nyaman dan modern. “Kami ingin mahasiswa merasa lebih cozy dan rileks dengan tampilan kekinian ini,” ucapnya.
Ia menambahkan, fasilitas teknologi juga diperbarui guna meningkatkan efisiensi layanan. “Kami telah menerapkan teknologi Radio Frequency Identification (RFID),” katanya.
Menurut Resty, sistem RFID berfungsi mendeteksi mahasiswa yang membawa buku tanpa melakukan peminjaman. “Jika ada yang keluar tanpa izin, sistem akan mengenali nomor buku dan wajahnya muncul di CCTV,” jelasnya.
Resty mengatakan, penerapan RFID masih dalam tahap penyempurnaan dan belum mencakup seluruh koleksi. “Kemungkinan tahun depan seluruh buku sudah terpasang chip RFID,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan, peminjaman buku kini lebih praktis dengan aplikasi Library Pal. “Mahasiswa bisa meminjam buku secara mandiri tanpa harus mengantre,” tuturnya.
Selain renovasi interior, perpustakaan kini memiliki gedung yang lebih representatif. “Pembangunan ini bertujuan agar mahasiswa lebih nyaman dan mengikuti perkembangan teknologi,” katanya.
Resty menyebutkan, perpustakaan tetap terbuka untuk umum namun dengan pembatasan tertentu. “Pengunjung hanya bisa membaca dan menikmati fasilitas, sedangkan peminjaman khusus untuk civitas akademika UIN Imam Bonjol,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, koleksi buku di perpustakaan mencapai 160 ribu eksemplar, dengan 80 ribu di perpustakaan pusat. “Jumlah ini akan terus bertambah seiring pengadaan buku baru,” ujarnya.
Resty berharap wajah baru perpustakaan dapat meningkatkan kualitas layanan bagi mahasiswa dan tenaga pendidik. “Kami ingin memberikan yang terbaik untuk seluruh pemustaka,” tutupnya. (ver)
Wartawan: Elsa Mayora