oleh Anisa Fitri Tara Mahasiswi Komunikasi Penyiaran Islam, UIN Imam Bonjol Padang
Malam tanpa bulan
bagaikan rindu tak bertulang Aku berjalan tanpa jeda
seakan dunia telah sirna
Ingin kumarah pada takdir
mengapa semua terasa tak adil Kini aku sendiri
di tepi ujung jalan, aku menyendiri
Melihatmu pergi jauh
tanpa pernah kembali Seakan seisi dunia
tak lagi berarti
Langkah kaki membekas di tanah basah
namun jejakmu ditelan waktu Aku menangis dalam diam
namun suaraku bergema rindu
Di setiap simpang aku menoleh
berharap bayangmu sekilas hadir Tapi yang kudapat hanya angin
yang menertawakanku di ujung jalan
Kupeluk malam yang dingin
seolah kau kembali hadir Tapi sepi terlalu dalam
hingga kau pergi, tinggal kenangan