Minim Latihan, Mahasiswa UIN IB Taklukkan Panggung MSQ

(Sumber: Dokumentasi Narasumber)

Suarakampus.com– Tiga mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang berhasil meraih juara dalam ajang Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) tingkat Sumatera Barat, meskipun tampil di urutan terakhir dengan persiapan yang terbatas. Prestasi ini dicapai tanpa dukungan resmi dari kampus, namun dibayar tuntas dengan penampilan yang maksimal, Senin (16/06).

Muhammad Farhan Amin menyampaikan, perjuangan dan latihan singkat mereka tidak sia-sia. “Saya sangat bahagia, semua kerja keras kami terbayar,” ujarnya.

Mahasiswa tersebut menjelaskan, kemenangan ini menjadi langkah awal menuju proses yang lebih besar. “Terima kasih kepada semua pihak yang mendukung saya,” tuturnya.

Farhan menegaskan, ia bangga bisa mengharumkan nama kampus dalam perlombaan bergengsi tersebut. “Saya senang membawa kemenangan untuk UIN Imam Bonjol,” ucapnya.

Mahasiswa Prodi PAI itu menambahkan, motivasi utamanya berasal dari dukungan orang tua. “Itu menjadi semangat terbesar saya,” katanya.

Farhan menyebut, perlombaan tersebut berlangsung sehari setelah ia mengikuti kompetisi lain dan menjalani ujian akhir semester. “Saya juga mendapat giliran tampil paling akhir,” jelasnya.

Finalis MSQ ini mengatakan, kerja sama tim menjadi kunci kekuatan mereka di tengah waktu latihan yang terbatas. “Latihannya memang tidak banyak, tapi kami saling percaya,” imbuhnya.

Namun, Farhan menyayangkan kurangnya dukungan dari pihak kampus dalam proses mereka menuju perlombaan. “Meski begitu, saya akan tetap semangat untuk lomba selanjutnya,” tutupnya.

Anggota tim lainnya, Akramul Insan Zaer mengungkapkan, rasa bangga atas pencapaian mereka di cabang MSQ. “Saya termotivasi untuk mengasah keterampilan dan menginspirasi teman-teman,” katanya.

Akram menjelaskan, tampil di lot terakhir membuatnya sempat gugup, tetapi ia berhasil mengendalikan diri saat tampil. “Kami tetap maksimal karena saling mendukung,” tambahnya.

Ia turut menyoroti, keberangkatan mereka bukan atas instruksi resmi kampus, melainkan inisiatif pribadi. “Saya bangga bisa membawa nama UIN dalam lomba ini,” tuturnya.

Mahasiswa itu berpesan ke depan bisa terus mengembangkan pemahaman tentang MSQ bersama tim yang solid. “Semoga ada kesempatan lagi untuk tampil dan berlatih bersama,” tutupnya.

Peserta lainnya, Ulil menyampaikan, keikutsertaannya menjadi upaya terakhirnya sebelum memasuki masa Praktik Lapangan. “Angkatan saya sebentar lagi PL,” sebutnya.

Ulil menambahkan, meskipun sempat merasa takut dengan hasil akhir, usaha maksimal membuat mereka tampil baik. “Kami latihan sehari sebelum perlombaan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, selain latihan kelompok, ada juga sesi latihan pribadi untuk mengasah kemampuan. “Itu sebagai bentuk upaya penuh dari kami,” jelasnya.

Ulil menilai, kemenangan ini adalah bagian dari takdir sekaligus hasil dari proses panjang yang telah mereka lalui. “Kalau diberi waktu lebih, hasilnya bisa lebih maksimal,” tuturnya.

Ia berharap bisa kembali tampil di ajang MSQ mendatang dan kembali membawa nama baik kampus. “Saya harap ini bukan yang terakhir,” tutupnya. (ver)

Wartawan: Kamelia (Mg), Zahra Mustika (Mg), Tsamaratur Rahmi (Mg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Fauzan Akbar Juara Kaligrafi Naskah di Sumbar

Next Post

Ada yang Mangkrak, Pramuka UIN di Ambang Ketidakjelasan Organisasi

Related Posts