Suarakampus.com– Mahasiswa Fakultas Ushuluddin UIN Imam Bonjol Padang Fiki Otama Putra terpilih sebagai bintang aktivis kampus berkat dedikasi dalam berorganisasi dan komitmen tinggi selama menempuh pendidikan. Prestasi ini diraih berkat keaktifan di berbagai organisasi kampus serta kontribusinya dalam kegiatan akademik dan nonakademik, Senin (27/10).
Fiki menuturkan, sejak awal perkuliahan sudah tertarik aktif dalam organisasi namun baru menemukan wadah yang sesuai pada libur semester tiga. “Pengalaman di HMI cukup mengesankan, banyak hal baru yang membuka wawasan saya,” tuturnya.
Mahasiswa Fakultas Ushuluddin ini tercatat aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Himpunan Mahasiswa Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir (HMP IAT), Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin (SEMA FUSA), dan Ikatan Pelajar Kreatif Aie Luo (IPEKA). “Organisasi mengajarkan saya manajerial waktu dan bagaimana membentuk kerja sama yang solid,” ujar Fiki.
Aktivis kampus memaparkan, Gusnanda adalah sosok yang berperan sentral dalam perjalanannya di organisasi dengan memberikan dorongan dan pandangan baru. “Beliau banyak memberikan pandangan tentang pentingnya peran mahasiswa dalam perubahan sosial,” paparnya.
Fiki mengungkapkan, sempat menghadapi momen tidak menyenangkan ketika fotonya dicoret di media kampus saat momentum MUDEMA FUSA 2024. “Dari situ saya belajar tentang arti kedewasaan dan keteguhan dalam berproses,” jelasnya.
Mahasiswa ini menegaskan, mahasiswa bukan hanya menuntut ilmu tetapi juga perpanjangan tangan masyarakat dalam memperjuangkan hak-hak mereka. “Mahasiswa harus mampu menjadi agen perubahan,” katanya.
Fiki mencatat berbagai prestasi akademik dengan transkrip nilai membanggakan, surat keterangan berkelakuan baik, serta berbagai SK organisasi. Prestasi lainnya meliputi juara 2 KTIQ tingkat Kabupaten Agam dan Solok, PKMU UIN IB Padang, serta empat publikasi artikel ilmiah.
Aktivis kampus mengungkapkan rasa syukur atas predikat yang diraihnya berdasarkan kompetensi dan kontribusi selama menjadi mahasiswa. “Rasanya saya layak untuk mendapatkan predikat ini,” ungkapnya.
Fiki menegaskan, gelar Bintang Aktivis Kampus bukan sekadar simbol melainkan amanah yang membawa tanggung jawab moral terhadap bangsa dan masyarakat. “Bukan sekadar euforia, tetapi ada tanggung jawab moral yang harus saya tunaikan,” jelasnya.
Mahasiswa berharap, mahasiswa lain terus semangat berproses dan berkontribusi dalam bidang yang diminati tanpa takut untuk aktif berorganisasi. “Organisasi membentuk mental dan karakter,” tutupnya. (ver)
Wartawan: Anisa Fitri Tara