UIN IB Padang Raih Predikat Platinum UI GreenMetric

Para dosen dan tim UI GreenMetric UIN Imam Bonjol Padang berfoto bersama usai pemaparan hasil penilaian dan raihan predikat Platinum, Jumat (21/11). Foto: Muhammad Adam/Suarakampus.com.

Suarakampus.com– Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang menorehkan prestasi besar dengan meraih Certificate of Compliance Platinum dan 3 Trees Rating dari UI GreenMetric World University Ranking. Penghargaan ini menegaskan komitmen kampus dalam mewujudkan tata kelola lingkungan yang unggul dan berstandar global, Jumat (21/11).

Koordinator Tim UI GreenMetric UIN IB Nurul Fadhilah Khair menjelaskan, proses tersebut ditempuh melalui langkah sistematis dengan membentuk tim lintas unit untuk mengumpulkan data sesuai enam kriteria GreenMetric. “Data tersebut diverifikasi secara internal dan disusun dalam bentuk laporan,” ujarnya.

Nurul menambahkan, setelah melalui penilaian dan pendampingan UIN IB akhirnya dinyatakan memenuhi standar tertinggi hingga meraih predikat Platinum. Data diunggah ke platform resmi UI GreenMetric sebelum proses penilaian dimulai.

Koordinator Tim menyebut, prestasi ini memiliki nilai strategis bagi universitas karena meningkatkan kredibilitas UIN IB Padang di tingkat global. “Pemeringkatan ini diikuti ribuan perguruan tinggi di dunia,” tuturnya.

Nurul menyampaikan, penghargaan ini membuka peluang kolaborasi luar negeri dan memperkuat internasionalisasi kampus selaras dengan Visi Rektor 2025-2029 sebagai universitas Islam negeri yang unggul dan berdaya saing global. Komitmen pada nilai keberlanjutan menjadi fokus utama visi tersebut.

Koordinator Tim mengungkapkan, UIN IB unggul pada kategori Water atau Tata Kelola Air dengan memanfaatkan mata air internal, membangun sumur resapan, serta menyediakan kolam retensi. “Untuk mengelola limpasan air hujan,” jelasnya.

Nurul menegaskan, kebijakan air memberi dampak terbesar pada penilaian dengan konservasi air, pengelolaan saluran, serta dokumentasi riset terkait air sebagai faktor utama. “Menjadi faktor yang meningkatkan nilai kampus,” katanya.

Koordinator Tim mengakui, kampus masih menghadapi kendala dalam proses pelaporan GreenMetric karena sistem data belum sepenuhnya terintegrasi digital. “Verifikasi membutuhkan waktu lebih lama,” jelasnya.

Nurul menambahkan, sebagian unit belum memiliki standar dokumentasi yang seragam sehingga tim harus melakukan pengecekan tambahan. “Tim harus melakukan pengecekan tambahan,” ujarnya.

Koordinator Tim menyampaikan, kampus akan memanfaatkan paket pendampingan UI GreenMetric untuk memperkuat indikator keberlanjutan dan memperluas jejaring internasional hingga 12 November 2026. “Menyempurnakan strategi pengembangan kampus hijau,” pungkasnya.

Nurul menuturkan, penghargaan ini menjadi pijakan untuk peningkatan berkelanjutan dengan UIN IB menargetkan peningkatan kualitas pada setiap indikator termasuk digitalisasi data. “Pengembangan program keberlanjutan yang lebih inovatif,” katanya.

Koordinator Tim menyampaikan harapan agar penghargaan ini menjadi langkah awal untuk hasil yang lebih baik di masa mendatang. “Memperkokoh posisi UIN Imam Bonjol Padang sebagai kampus yang unggul dan berorientasi pada keberlanjutan,” tutupnya. (ver)

Wartawan: Muhammad Adam, Nadia Defri Andra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Rahasia Malam

Next Post

Aulia Soroti Kesenjangan Nilai Agama dan Gaya Hidup Kapitalis di Kalangan Pemuda

Related Posts