Tuan Peluka Berdasi

Ilustrasi menggambarkan sosok berkuasa yang meluapkan kemarahan, sementara perempuan dan anak-anak berada dalam ketakutan karena posisi yang tidak setara. Sumber : Zahra Mustika.

Oleh: Putri Wahyuni
(Mahasiswa Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam)

Tuan
Dada kami sesak
Oleh kuasamu.

Napas kami kau genggam
Hidup kami kau tekan.

Kau menang tuan.

Harapan kami
Kau patahkan
Satu per satu.

Kepercayaan pun mati
Di tanganmu
Engkaulah
Tuan peluka berdasi kejam
Tanpa hati.

Kami menderita tuan
Tubuh kami cacat
Oleh ketidakadilanmu.

Kau duduk tinggi
Kami diinjak sunyi.

Dengarlah tuan
Suara kami
Yang hampir hilang.

Jika harapan pun runtuh
Kepada siapa lagi
Kami bersandar?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Akademisi Ingatkan Risiko Ketergantungan AI dalam Penulisan Artikel Ilmiah

Next Post

Universitas Gajah Mada angkat pengalaman respons kesehatan dari banjir Aceh Utara.

Related Posts