Suarakampus.com– Wisuda mahasiswa Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN IB) Padang akan digelar sebanyak tiga kali pada 2026. Informasi kebijakan ini disampaikan langsung oleh Wakil Rektor (WR) I UIN IB Padang untuk mengurangi penumpukan wisudawan tahun ini, Selasa (13/01).
Wakil Rektor I UIN IB Padang, Nurush Sholihin menjelaskan kebijakan ini bertujuan untuk efektivitas pelaksanaan wisuda sesuai kapasitas gedung. “Kapasitas Gedung J hanya menampung maksimal 500 wisudawan,” jelasnya.
Pejabat Kampus ini melanjutkan, tahun sebelumya pelaksanaan wisuda yang digelar berhari-hari terjadi akibat penumpukan mahasiswa yang mengejar wisuda pada semester ganjil dan genap. “Ini dijadikan alternatif agar tidak terjadi lonjakan peserta,” tuturnya.
Nurush Sholihin menambahkan, kebijakan ini bertujuan agar proses perkuliahan tidak terganggu. “Kebijakan yang tegas membantu dalam pengaturan parkiran dan persoalan akademik lainnya,” katanya.
Menurutnya, praktik wisuda selama ini memengaruhi agenda akademik yang memiliki syarat khusus. “Jadwal wisuda sering bergeser, sehingga mahasiswa kejar-kejaran melakukan komprehensif dan munaqasyah,” ujarnya.
Ia menyebutkan, kebijakan wisuda tahun ini juga bertujuan menjaga mutu akademik mahasiswa. “Proses akademik harus matang, tidak tergesa-gesa, dan tetap mengikuti standar mutu,” tambahnya.
Lebih lanjut, Nurush Sholihin mengungkapkan wacana kebijakan ini telah direncanakan sejak lama. “Baru diputuskan sekarang karena jumlah mahasiswa terus bertambah,” ungkapnya.
Ia menegaskan, tidak ada perubahan mekanisme dalam pelaksanaan wisuda walaupun kebijakannya berubah. “Kebijakan akan diterapkan pada 2026, pada bulan Maret,” tambahnya.
Ia memperkirakan jumlah wisudawan dalam setiap periode akan berkurang, “Jumlahnya tidak akan menumpuk dengan kebijakan ini,” ungkapnya.
Kendati demikian, Nurush Sholihin menyebutkan, dampak kebijakan tersebut belum bisa diukur secara pasti. “Namun paling tidak bimbingan mahasiswa lebih matang, prosesnya lebih baik, dan dosen tidak terdesak oleh banyaknya mahasiswa,” katanya.
Ia berharap, pelaksanaan wisuda akan berjalan lancar. “Hal paling penting adalah menghindari ketergesaan proses akademik agar mutu pendidikan tetap terjaga,” pungkasnya. (Fau)
Wartawan: Lina Indriani (Mg), Muhammad Adam.
Mulai 2026, UIN IB Padang Berlakukan Wisuda Tiga Kali Setahun