Oleh : Zahra Mustika
(Mahasiswa Jurusan Studi Agama-Agama)
Dibalik diam yang memecah riuh
Aku akan berbisik setenang doa dalam gaduh
Akanku rajut mantra yang dilafalkan dalam diam
Diantara nafas yang menanti pasrah.
Aku sudah tak lagi memekik rindu
Membiarkan debar dan gusar bersemayam dalam kalbu
Andai kau mendengarku
Akan kau temui arti tawa dibalik sendu
Setiap luka akan menyumpal mulutmu.
Aku menyimpan banyak kata
Bak bisu tanpa aksara
Diantara diam dan desusnya
Aku gugur sebelum sempat mekar.
Bintang
Jika benar kau mendengar
Sambutlah aku tanpa menyeka alasan
Bila tidak
Biarkan aku selesai tanpa menoleh.