Suarakampus.com– Gangguan jaringan internet di Kota Sungai Penuh lumpuhkan aktivitas warga sejak pagi hingga sore hari. Layanan internet yang mendadak tidak bisa diakses tanpa pemberitahuan dianggap mengganggu aktivitas harian masyarakat. Kamis(22/01).
Pemilik agen Brilink, Rozaq mengungkapkan gangguan mulai terjadi sekitar pukul 10.00 WIB saat transaksi di tokonya. “Secara mendadak sistem Brilink tidak bisa digunakan,” ungkap Rozaq kepada wartawan suarakampus.com
Rozaq mengatakan gangguan internet sebabkan seluruh layanan transaksi terhenti. “Transfer, pembayaran, dan pengisian pulsa tentu bergantung dengan internet,” katanya sewaktu diwawancara.
Menurut pemilik agen tersebut, gangguan jaringan berdampak pada usahanya. “Layanan internet yang tidak bagus sebabkan pelanggan menunggu lama, dan memilih pergi,” tuturnya.
Dalam wawancara yang berlangsung, ia menegaskan gangguan berlangsung hingga sore hari. “Pukul 17.00 WIB internet baru berangsur normal” tutup Rozaq.
Warga Kota Sungai Penuh, Halim menyebutkan gangguan internet mengganggu hiburan dan komunikasi. “Rasanya kesal, tidak bisa menonton video atau berkomunikasi padahal genting,” sebut Halim.
Ia mengatakan, hampir seluruh aktivitasnya bergantung pada koneksi internet. “Kalau jaringan hilang, semua kegiatan harus ditunda,” tutup Halim.
Pedagang kelontong, Umar juga merasakan dampak gangguan jaringan. “Internet langsung hilang tanpa peringatan,” katanya.
Umar menuturkan gangguan tersebut membuat aktivitas digitalnya terhenti. “Streaming, dan pemesanan kebutuhan toko terganggu,” tutur Umar.
Umar berharap kedepannya internet dapat diakses dengan mudah tanpa gangguan. “Kalaupun ada kendala, sebaiknya diberitahukan agar masyarakat tidak kebingungan,” harap Umar. (Rar)
Wartawan : Haida Putri Lubis (Mg)